15 Siswa Wakili Kabupaten Garut di Ajang OSN SD Tingkat Jawa Barat 2025

0
180

GARUT — Sebanyak 15 siswa Sekolah Dasar (SD) mewakili Kabupaten Garut dalam ajang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) jenjang SD tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Rabu–Kamis, 6–7 Agustus 2025, bertempat di SDN 4 Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul.

Olimpiade ini mempertandingkan tiga mata lomba, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada Rabu (6/8), serta Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada Kamis (7/8). Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dan tertib, dengan dukungan penuh dari panitia, pendamping, dan berbagai unsur pengawas.

Dari total peserta, Kecamatan Sukaresmi mendominasi dengan mengirimkan 7 siswa, disusul Kecamatan Cibalong sebanyak 4 siswa, Kecamatan Cisewu 2 siswa, serta masing-masing 1 siswa dari Kecamatan Karangpawitan dan Cibatu.

Ketua pelaksana kegiatan, Amalia Fitria, SE., yang juga Kasi Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa para peserta merupakan hasil seleksi ketat yang telah dilakukan sejak tingkat kecamatan hingga kabupaten.

“Semoga siswa-siswi ini mampu mengharumkan nama Garut di tingkat Jawa Barat dan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya,” ujarnya.

Ketua Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) Kabupaten Garut, Wawan Sopyan, S.Pd., M.Pd., yang turut hadir memantau pelaksanaan lomba, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk guru pembimbing dan orang tua.

“Kami sangat bangga dengan capaian anak-anak Garut yang bisa melaju ke tingkat provinsi. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan di sekolah berjalan dengan baik. Kami berharap mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya serta meraih hasil maksimal,” tuturnya.

Beberapa siswa yang berhasil ditemui usai olimpiade, merasa senang dan bangga bisa mewakili Kabupaten Garut. Mereka mengaku deg-degan, tapi sudah belajar banyak dengan bimbingan guru-guru. “Semoga bisa menang,” ucap mereka.

Kegiatan OSN ini diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan budaya kompetisi sehat dan memotivasi siswa dalam menggali potensi akademik sejak dini. Dukungan dari berbagai unsur pendidikan, termasuk para pengawas dan Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul, turut memperlancar jalannya kegiatan. ***Jajang Sukmana