Korwil Pendidikan Tarogong Kidul Akhiri Rangkaian Bimtek Kepala Sekolah

0
212

Garut, Teraskandaga.com – Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kepala sekolah se-Kecamatan Tarogong Kidul pada Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan penutup ini digelar di Gedung PGRI Cabang Tarogong Kidul dan dibuka langsung oleh Koordinator Wilayah, H. Ajat Sudrajat, M.Pd.

Dengan mengusung tema “Penguatan Profesionalisme Kepala Sekolah dan Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam dan Inovasi Digital untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Sebanyak 40 kepala sekolah dari jenjang SD negeri maupun swasta se-Kecamatan Tarogong Kidul turut serta dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan materi dari narasumber berkompeten, yakni H. Ajat Sudrajat, M.Pd. (Koordinator Wilayah), Elin Ruslina, M.Pd. (Koordinator Pengawas), Ida Siti Farida, M.Pd. (Pengawas Sekolah), dan Ariana, M.Pd. (Fasilitator Kepala Sekolah).

Sebelum acara resmi dibuka, Ketua PGRI Cabang Tarogong Kidul, Enung Parhanudin, S.Pd., M.M., menyampaikan nasihat dan pesan moral kepada seluruh peserta mengenai pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab sebagai pemimpin di satuan pendidikan. Ia menekankan bahwa kepala sekolah bukan hanya pengelola administrasi, melainkan juga penggerak utama dalam menciptakan budaya belajar yang positif dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, H. Ajat Sudrajat menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah yang telah mengikuti rangkaian Bimtek dari awal hingga akhir. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar mampu meningkatkan profesionalisme dan semangat inovasi di satuan pendidikan masing-masing.

“Kepala sekolah adalah motor penggerak utama dalam mengawal transformasi pendidikan. Melalui Bimtek ini, kita dorong bersama praktik-praktik kepemimpinan yang adaptif dan berbasis kebutuhan nyata peserta didik,” ujar H. Ajat.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala sekolah dapat menerapkan hasil Bimtek secara nyata di lapangan, khususnya dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam dan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan zaman. ***Jajang Sukmana