Esmuli Garut Jadi Tuan Rumah Launching Cek Kesehatan Gratis, Bupati Garut: Sekolah Harus Sehat, dan Berprestasi

0
144

GARUT – Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, secara resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis Sekolah di SD Muhammadiyah 5 (Esmuli) Garut Kota, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo untuk menjamin kesehatan anak-anak Indonesia. “Pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak kita berada dalam kondisi sehat. Selain itu, kesehatan gratis juga disediakan bagi seluruh warga Indonesia,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa pendidikan juga menjadi prioritas. Ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Garut untuk mengadakan lomba cerdas cermat dua kali setahun sebagai sarana evaluasi hasil belajar siswa, sekaligus mengevaluasi kinerja guru. “Sekolah adalah tempat membekali keterampilan. Mari kita jadikan sekolah kawasan bebas rokok,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi kepada SD Muhammadiyah 5 yang memiliki 480 siswa dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat. “Sekolah swasta tidak identik dengan ketertinggalan. Esmuli adalah buktinya. Banyak orang tua memilih sekolah ini karena kualitasnya,” ujarnya.

Asep Wawan juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan atas kolaborasi dalam penyelenggaraan cek kesehatan gratis. Ia berharap program serupa bisa dilaksanakan di semua sekolah. “Kesehatan siswa harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Selain itu, ia menginformasikan beberapa program pendidikan yang tengah disosialisasikan, di antaranya Sekolah Hebat (Hejo, Bersih, dan Sehat) serta Kartu Garut Hebat (KBH) yang fokus menangani Anak Tidak Sekolah (ATS). Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 11.000 anak di Kabupaten Garut yang DO atau putus sekolah pada jenjang SD dan SMP, serta hampir 20.000 anak yang belum pernah bersekolah. Data ini sedang diverifikasi untuk memastikan keakuratannya.

Asep Wawan menegaskan rencana menggelar lomba cerdas cermat secara rutin dua kali setahun sesuai arahan bupati. “Dengan lomba ini, akan terlihat sekolah mana yang unggul. Ini juga menjadi motivasi bagi guru untuk meningkatkan prestasi siswanya,” pungkasnya. ***Jajang Sukmana