Disdik Garut Gelar UKBI bagi 1.700 Guru dan Kepala Sekolah

0
118

GARUT — Bidang Pengembang Ketenagaan dan Bahasa dan Sastra, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, resmi memulai pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini digelar di dua lokasi, yakni SMPN 1 Garut dan SMPN 2 Garut, Jl. A. Yani, Kecamatan Garut Kota.

Sebanyak 1.700 peserta, terdiri dari kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan guru kelas mengikuti tes UKBI yang diselenggarakan mulai 28 November hingga 6 Desember 2025. Pelaksanaan perdana dibuka oleh Kasi Pengembang Ketenagaan dan Bahasa dan Sastra, Beni Hadi Saputra, S.Pd., M.M., di laboratorium komputer SMPN 1 Garut. Pada hari yang sama, kegiatan mendapat monitoring langsung dari Kabid Pembinaan Ketenagaan, Erom Suparman, S.IP., M.Si.

Kasi Beni Hadi Saputra menegaskan bahwa UKBI Adaptif dirancang untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia secara akurat, efisien, dan fleksibel, baik lisan maupun tulisan.

Pelaksanaan UKBI setiap harinya dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 08.00–10.30 WIB untuk sesi pertama dan pukul 13.00–15.30 WIB untuk sesi kedua.

Seluruh peserta mengikuti UKBI Paket 1, yaitu paket tes dasar yang terdiri atas tiga seksi:Seksi I Mendengarkan: 40 soal dari 4 dialog dan 4 monolog, waktu 30 menit; Seksi II Merespons Kaidah: 25 soal terkait kaidah bahasa Indonesia, waktu 20 menit; dan Seksi III Membaca: Maksimal 8 wacana tulis dengan total 40 soal, waktu 45 menit.

Hasil UKBI Paket 1 akan langsung muncul setelah peserta menyelesaikan tes, dan sertifikat digital dapat diunduh pada akhir pekan yang sama melalui sistem UKBI.

Kasi Beni Hadi Saputra menegaskan bahwa UKBI Adaptif dirancang untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia secara akurat, efisien, dan fleksibel, baik lisan maupun tulisan.

Dengan pelaksanaan UKBI skala besar ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pendidik melalui penguatan kemahiran berbahasa Indonesia sebagai bagian penting dari mutu pendidikan daerah. ***Jajang Sukmana