GARUT — Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat fungsional dan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (6/1/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus pengisian jabatan strategis yang sebelumnya dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Sejumlah pejabat mengalami promosi, rotasi, hingga mutasi lintas perangkat daerah.

Khusus di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, terdapat dua pejabat baru yang menduduki jabatan strategis, sementara dua pejabat senior berpindah tugas ke dinas lain. Adapun pejabat yang dilantik pada sektor pendidikan dan lintas perangkat daerah, antara lain:
Iwan Riswandi, S.IP. sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
Ai Sadidah, S.Pd., M.Si., M.Pd. sebagai Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
Kiki Aisyah, S.T., M.Kom. sebagai Kepala Bidang Ketenagaan, Pengembangan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
Beni Hadi Saputra, S.Pd. sebagai Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
Dhina Amalia Fitria, S.E., M.A.P. sebagai Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
Sementara itu, dua pejabat senior Dinas Pendidikan mendapat penugasan di perangkat daerah lain, yaitu:
Erom Suparman, S.IP., M.Si. sebagai Kepala Bidang Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut
Suryana, S.Pd., M.M.Pd. sebagai Kepala Bidang Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa pelantikan ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang sebelumnya dijabat oleh Plt dan dinilai kurang efektif dalam jangka panjang.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan organisasi agar roda pelayanan pendidikan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar mampu memegang amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, jabatan adalah kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Jalani tugas dengan sebaik-baiknya, nikmati prosesnya, dan syukuri apa yang terjadi. Dengan begitu, kinerja akan lebih maksimal dan berdampak positif bagi pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan,” pungkasnya. ***Jajang Sukmana
































