Dinas Pendidikan Garut Gelar Rakor SMP Rayon 2, Perkuat Mutu Pendidikan

0
66

GARUT – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menggelar rapat koordinasi (Rakor) jenjang SMP se-Rayon 2 yang berlangsung di lantai 2 SMPN 2 Tarogong Kidul, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan dan peningkatan mutu pendidikan serta diikuti oleh para pengawas bina dan kepala SMP negeri maupun swasta di wilayah Rayon 2.

Rakor secara resmi dibuka oleh Kepala SMPN 2 Tarogong Kidul, Drs. H. Edi Supriatna, bersama Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kiki Aisyah, S.T., M.Kom. Hadir pula jajaran kepala seksi, di antaranya Kasi Kurikulum Bidang SMP, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd., serta Kasi Kelembagaan dan Kesiswaan, Dhina Amalia Fitria, S.E., M.A.P.

Kepala Bidang GTK, Kiki Aisyah, S.T., M.Kom., menyampaikan materi terkait Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kebahasaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru.

Sementara itu, materi mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) disampaikan oleh Kasi Kurikulum Bidang SMP, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd. Ia menjelaskan bahwa TKA merupakan instrumen penilaian akademik yang bertujuan memberikan gambaran kemampuan peserta didik secara objektif, berfungsi sebagai validator nilai rapor, serta dapat digunakan sebagai salah satu bahan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pelaksanaan TKA bagi peserta didik bersifat pilihan. Namun demikian, apabila siswa tidak mengikuti TKA, harus disertai keterangan atau persetujuan dari orang tua. Sementara bagi siswa yang berpartisipasi, hasil TKA diharapkan mampu memberikan gambaran kemampuan akademik secara lebih komprehensif. Adapun bagi satuan pendidikan, pelaksanaan TKA bersifat wajib sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan evaluasi pendidikan.

H. Ahmad Hanafiah, M.Pd

Ketua Rayon 2, H. Ahmad Hanafiah, M.Pd., yang juga Kepala SMPN 1 Tarogong Kaler, menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah-langkah strategis antar sekolah. Menurutnya, koordinasi yang intensif menjadi kunci dalam mewujudkan peningkatan mutu layanan pendidikan yang merata di seluruh SMP Rayon 2.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tarogong Kidul, H. Edi Supriatna, mengapresiasi kehadiran seluruh peserta rakor. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu melahirkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik dari aspek manajemen sekolah, proses pembelajaran, maupun penguatan karakter peserta didik.

Melalui rakor ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut berharap terbangun sinergi yang kuat antar sekolah di Rayon 2 dalam mendukung kebijakan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan SMP yang berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas. ***Jajang Sukmana