Disdik Garut Gelar Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD untuk Dorong Peningkatan APK PAUD

0
14

GARUT – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD dalam rangka peningkatan Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Anak Usia Dini (APK PAUD). Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Ciledug Al Musadadiyah, Jl. Mayor Syamsu No. 2-B, Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat serta perwakilan dari PGRI Kabupaten Garut, dengan peserta yang terdiri dari unsur organisasi dan penggerak pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut.

Sebanyak 84 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri dari Ketua IPI, Koordinator Pengawas (Korwas) TK, Ketua IGTKI Kabupaten, Ketua HIMPAUDI Kabupaten, Pengurus PKG sebanyak 6 orang, Pengurus IGTKI Kecamatan 32 orang, serta pengurus PC HIMPAUDI sebanyak 42 orang.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, S.IP. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Iyan Sopiyan, S.IP., Kasi PAUD Awat Setiawati, S.Pd., M.Si., serta Kasi Dikmas Imat Ruhimat, S.E.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdik Garut, H. Iyan Sopiyan, menegaskan bahwa peningkatan APK PAUD merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya memastikan seluruh anak usia dini mendapatkan layanan pendidikan sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

“Program peningkatan APK PAUD ini sangat penting dan juga menjadi bagian dari program Bupati Garut. Jangan sampai ada anak-anak yang tidak masuk PAUD. Kita upayakan agar sebelum masuk SD, anak-anak sudah mendapatkan pendidikan di PAUD minimal satu tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut juga dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan pemerintah desa, untuk melakukan pendataan anak usia dini agar dapat terfasilitasi mengikuti pendidikan PAUD.

Sementara itu, Kasi PAUD Disdik Garut, Awat Setiawati, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini telah lama direncanakan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan partisipasi anak usia dini di Kabupaten Garut.

“Program ini merupakan salah satu prioritas kita untuk mendorong partisipasi anak memasuki jenjang PAUD. Harapannya seluruh anak usia dini sebelum masuk sekolah dasar sudah mengikuti pendidikan PAUD minimal satu tahun,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan program tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Garut Nomor 1 Tahun 2021 tentang Satu Tahun Pra-SD. Kegiatan ini juga didanai melalui APBD Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2026.

Peserta yang diundang merupakan tokoh-tokoh dari organisasi PAUD di tingkat kabupaten maupun kecamatan yang diharapkan dapat melakukan pengimbasan dan sosialisasi kembali kepada para pendidik dan pengelola PAUD di wilayah masing-masing. ***Jajang Sukmana