Implementasi Hasil Sosialisasi dan IHT, SMP Miftahulhuda Cikajang Gelar Gerakan Menanam Pohon Bersama

0
73

CIKAJANG – SMP Miftahulhuda Cikajang mengimplementasikan hasil sosialisasi dan In House Training (IHT) melalui kegiatan Gerakan Menanam Pohon Bersama di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Sekolah Hebat dengan mengusung semangat “Menanam Hari Ini, Menghirup Udara Bersih Esok Hari.”

Gerakan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman pohon semata, tetapi juga merealisasikan program Satu Murid Satu Pohon serta pembuatan Apotek Hidup sebagai sarana edukasi lingkungan dan kesehatan berbasis sekolah. Seluruh warga sekolah terlibat aktif, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk belajar secara langsung tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dini. Penanaman pohon dan tanaman obat diharapkan dapat menumbuhkan karakter peduli lingkungan, tanggung jawab, serta kesadaran akan keberlanjutan hidup di masa depan.

Pengawas bina SMP Miftahulhuda Cikajang, Inar Suminarsih, S.Pd., M.Pd., melalui sambungan telepon selulernya pada Sabtu (7/2/2026), mengapresiasi langkah sekolah dalam mengimplementasikan hasil sosialisasi dan IHT secara nyata dan berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan contoh baik penerapan pembelajaran kontekstual yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga penguatan karakter dan kepedulian sosial siswa. “Program seperti ini sangat relevan dengan upaya membangun sekolah yang sehat, hijau, dan berkarakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam program Satu Murid Satu Pohon menjadi strategi efektif untuk menanamkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar merawat dan menjaga alam secara langsung.

Melalui Gerakan Menanam Pohon Bersama ini, SMP Miftahulhuda Cikajang berharap dapat terus menumbuhkan budaya cinta lingkungan, sekaligus mewujudkan sekolah yang asri, sehat, dan nyaman sebagai bekal menciptakan generasi yang peduli terhadap masa depan bumi. ***Jajang Sukmana