Profil Kabid SD Ai Sadidah : Menjembatani Kebijakan dan Realitas Ruang Kelas

0
577

Rabu, 7 Januari 2026 – Pengabdian panjang di dunia pendidikan membentuk cara pandang Ai Sadidah, S.Pd., M.Si., M.Pd. dalam memaknai peran seorang pendidik dan pengambil kebijakan. Bagi perempuan kelahiran Garut, 7 Agustus 1977 ini, pendidikan bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan ruang pembentukan karakter, nilai, dan peradaban.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN Cibojong, SMPN 1 Cisurupan, hingga SMAN 1 Garut. Ketertarikannya pada dunia pendidikan membawanya menempuh studi Pendidikan Matematika di STKIP Garut (kini IPI Garut), lulus pada tahun 2000. Pengalaman mengajar di lapangan kemudian memperkaya perspektif akademiknya, hingga ia melanjutkan studi Magister Ilmu Administrasi Negara di Universitas Garut dan meraih gelar tersebut pada 2007. Pada 2016, Ai Sadidah kembali menuntaskan pendidikan Magister Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Yogyakarta, memperkuat perpaduan antara kompetensi pedagogik dan tata kelola pendidikan.

Kariernya sebagai pendidik dimulai sebagai guru bantu di SMPN 1 Cisurupan sejak 2003, sebelum diangkat menjadi Guru PNS pada 2008. Selain aktif mengajar, ia pernah mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah MTs Nurulhuda pada periode 2007–2011, serta menjadi staf pengajar di MA Nurulhuda hingga tahun 2025. Rentang pengabdian ini memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika sekolah, tantangan guru, serta realitas pembelajaran di kelas.

Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal penting ketika pada Selasa, 6 Januari 2026 ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Dalam peran ini, Ai Sadidah membawa semangat menjembatani kebijakan dengan praktik nyata di satuan pendidikan. Ia meyakini bahwa kebijakan pendidikan yang efektif harus lahir dari pemahaman lapangan, bersifat komunikatif, dan memberi ruang bagi inovasi guru.

Di luar tugas kedinasan, Ai Sadidah dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial, keagamaan, dan kependidikan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pergunu Kabupaten Garut, Ketua Fatayat NU Cabang Garut, serta kini mengemban peran strategis sebagai Ketua LKKNU Garut, Wakil Sekretaris GOW Kabupaten Garut, dan Dewan Pakar Pergunu. Keterlibatan ini mencerminkan komitmennya dalam penguatan peran perempuan, pendidikan berbasis nilai, serta pembangunan sumber daya manusia.

Ai Sadidah tinggal di Kp. Cibojong, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut, dan Permata Hijau Residence, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, ia berpegang pada motto hidup “Khairunnas anfauhum linnaas”—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama—Ai Sadidah menaruh harapan besar pada masa depan pendidikan. Ia percaya bahwa sinergi antara Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru merupakan kunci untuk menghadirkan pendidikan dasar yang adil, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. ***Jajang Sukmana