
GARUT – SMP Negeri 1 Garut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Favorita Insan Mandiri dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler bola basket. Kegiatan tersebut berlangsung di meeting room SMPN 1 Garut pada Kamis (5/2/2026) dan dipandu oleh Wana Nirwana, S.Pd.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala SMP Negeri 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., dengan Ketua Yayasan Favorita Insan Mandiri, Asep Irwan. Acara ini turut disaksikan oleh Koordinator Jampidsus Kejaksaan Agung RI yang juga Ketua sekaligus Pembina Yayasan Favorita Insan Mandiri, Dandeni Herdiana, S.H., M.H., dan Kepala Kejaksaan Negeri Garut Yuyun Wahyudi, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Dandeni Herdiana menyampaikan bahwa selain Yayasan Favorita Insan Mandiri, ia juga mendirikan Yayasan Suluh Madani sebagai wadah bagi alumni SMPN 1 Garut angkatan 1990. Ia menjelaskan, nama “Favorita” lahir dari kebanggaannya terhadap SMPN 1 Garut yang sejak dulu dikenal sebagai sekolah favorit. Menurutnya, anak-anak SMPN 1 Garut adalah siswa-siswa pilihan, sehingga nama Favorita menjadi simbol semangat dan kebanggaan tersebut.

Pada kesempatan itu, Dandeni juga memberikan motivasi kepada para siswa dengan menceritakan perjalanan hidupnya sejak menempuh pendidikan di SMPN 1 Garut hingga menjabat posisi strategis seperti saat ini. Ia mengaku sangat senang dan terharu dengan terjalinnya kerja sama tersebut, karena dapat kembali berkontribusi nyata bagi almamater tercinta.
Dandeni Herdiana sendiri merupakan alumni SMPN 1 Garut tahun 1987–1990. Semasa sekolah, ia aktif sebagai Koordinator Seksi Olahraga OSIS, Kapten Tim Bola Basket SMPN 1 Garut, serta Kapten Tim Bola Basket Popda Kabupaten Garut untuk ajang Popda Jawa Barat. Ia juga pernah meraih Juara Umum III Semester Ganjil Tahun Ajaran 1989/1990 saat duduk di kelas 3-B.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., usai kegiatan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan dari Yayasan Favorita Insan Mandiri. Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar dukungan terhadap ekstrakurikuler bola basket, melainkan sebuah kehormatan besar bagi sekolah. Ia menilai kepedulian Dandeni Herdiana sebagai alumni yang telah sukses namun tetap ingat dan peduli terhadap sekolah serta adik-adik kelasnya merupakan sikap yang sangat terpuji.

Ia juga mengungkapkan bahwa perhatian Yayasan Favorita tidak hanya tertuju pada pembinaan olahraga, tetapi juga pada aspek sosial, termasuk kepedulian terhadap siswa yatim dan kurang mampu. Pihak sekolah bahkan diminta untuk mendata siswa yang membutuhkan agar dapat dibantu sesuai kemampuan yayasan.
Lebih lanjut, Rd. Yusup menjelaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi SMPN 1 Garut dalam membentuk sekolah berkarakter, bersih hati, bersih jiwa, dan bersih lingkungan. Menurutnya, prestasi bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses yang terencana, terstruktur, dan berorientasi pada pembentukan karakter, pengetahuan, serta kemampuan motorik siswa. Dengan dukungan orang tua dan seluruh warga sekolah, ia berharap lahir generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik dan nonakademik, tetapi juga unggul dalam akhlak dan kepribadian. (Jajang Sukmana)































