GARUT — Penutupan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Gelombang ke-9 Batch ke-10 Lokus Garut Kota berlangsung meriah dan penuh inspirasi di Gedung PGRI Cabang Garut Kota, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan yang menghadirkan Talkshow Inovasi, Showcase Karya Terbaik, serta Seremoni Penutupan ini diikuti kurang lebih 160 peserta dari Kecamatan Garut Kota, Wanaraja, dan Bayongbong.
Acara yang digagas oleh para kepala sekolah dan guru peserta Program Pembelajaran Mendalam ini sukses melampaui ekspektasi penyelenggara. Energi antusias dari peserta, tamu undangan, hingga peninjau showcase menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian pelatihan PM di Kabupaten Garut.
Pelatihan ini melibatkan perwakilan guru dan kepala sekolah dari lima lokus utama yaitu Guru SD Garut Kota, Kepala Sekolah Garut Kota, Guru SD Wanaraja, Kepala Sekolah Bayongbong, dan Guru SMP Bayongbong.

Dalam sesi showcase, peserta menampilkan berbagai inovasi pembelajaran—mulai dari model, strategi, hingga media pembelajaran—yang telah diintegrasikan dengan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam. Karya para guru menampilkan kreativitas, keberanian dalam bereksperimen, serta keberpihakan pada kebutuhan belajar siswa.
“Kami menyaksikan lahirnya inovasi-inovasi yang benar-benar transformatif. Model dan media yang dipresentasikan menunjukkan komitmen guru-guru di Garut untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih relevan dan berpusat pada siswa. Ini bukti nyata bahwa guru kita siap membawa pendidikan ke level berikutnya,” ujar Ade Yusup, S.Pd.I., M.Pd., MCE, Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus fasilitator utama.
Beliau melanjutkan, “Jujur, saya tidak menyangka kegiatan ini akan se-‘gebyar’ ini. Antusiasme peserta dan tamu undangan adalah energi yang luar biasa. Ini adalah pencapaian kolektif.”

Keberhasilan acara semakin lengkap dengan kehadiran tokoh-tokoh pendidikan tingkat kabupaten dan provinsi. Badan Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat turut memberikan apresiasi melalui perwakilannya, Dr. Cep Unang Wardaya, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Cep Unang menegaskan dukungan penuh terhadap program peningkatan kompetensi guru berbasis inovasi pembelajaran. “Praktik-praktik baik yang hari ini disajikan para peserta merupakan modal penting untuk mendorong transformasi pendidikan di Jawa Barat. Kami sangat mendukung upaya peningkatan kompetensi guru melalui pembelajaran yang inovatif dan berdampak,” ujarnya.
Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Koordinator Pengawas (Korwas), dan para pengawas, yang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memastikan keberlanjutan implementasi pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing.

Selain jajaran resmi, sejumlah tamu undangan dan praktisi pendidikan terlihat antusias mengunjungi showcase karya peserta. Mereka berdialog dengan para guru, menanyakan konsep inovasi yang dikembangkan, serta memberikan apresiasi atas kreativitas yang ditampilkan.
Penutupan pelatihan ini tidak sekadar menjadi akhir dari program, tetapi menjadi awal perjalanan baru bagi guru dan kepala sekolah untuk mengimplementasikan inovasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan masing-masing.
Diharapkan, berbagai inovasi yang lahir dari pelatihan ini dapat diduplikasi, disebarluaskan, dan menginspirasi lebih banyak pendidik. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang dinamis, inklusif, dan berorientasi pada kompetensi abad 5.0, sekaligus menjadi langkah konkret dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.. ***Jajang Sukmana

































