GARUT – Sebanyak 35 Guru Pembelajaran Mendalam (PM) Batch 8 Gelombang ke-7 Lokus Tarogong Kidul menampilkan karya inovatif mereka dalam gelaran Talk Show & Showcase bertema “Eksplorasi Karya Mendalam: Dari Proses Kreatif Menuju Makna”. Kegiatan berlangsung meriah di Aula PGRI “Bhakti Winaya” Cabang Tarogong Kidul, Jl. Pasirkaliki No. 4 Pataruman, pada Selasa (18/11/2025).
Dengan mengenakan kaos pitch dipadukan warna hitam, para peserta yang terbagi menjadi tujuh kelompok ini memamerkan hasil eksplorasi pembelajaran yang dikembangkan selama pelatihan, di bawah bimbingan dua fasilitator, Ade Yusup, S.Pd.I., M.Pd., MCE, dan Gita Sanita, S.Pd.Gr.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Penilik Kecamatan Tarogong Kaler, Mulyana, M.Pd., bersama Koordinator Pengawas (Korwas) Kecamatan Tarogong Kidul, Elin Ruslina, M.Pd. Pembukaan turut dihadiri kepala sekolah, guru dari Kecamatan Tarogong Kidul dan Kaler, serta para peserta dan fasilitator.
Elin Ruslina, memberikan apresiasi atas karya dan kreativitas para guru yang telah menyelesaikan pelatihan. Ia menegaskan bahwa semangat inovasi tidak boleh berhenti di tahap showcase saja. “Jangan berhenti sampai di sini. Pertahankan dan lanjutkan. Semua inovasi ini kita harapkan membawa kemajuan bagi anak-anak ke depannya,” ujarnya.

Elin juga menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran mendalam. Seluruh inovasi yang ditampilkan diharapkan benar-benar berfokus pada peserta didik sebagai pusat pembelajaran.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang pamer karya, tetapi menjadi ruang refleksi dan kolaborasi antar guru. Melalui talk show dan pameran, para peserta saling bertukar pengalaman, menggali makna dari proses kreatif, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna di sekolah masing-masing.

Sementara itu, Penilik Mulyana, M.Pd., berharap karya-karya yang dipresentasikan dapat memberikan dampak nyata. “Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat membawa perubahan positif bagi anak-anak dan sekolah ke depannya,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para guru PM Tarogong Kidul menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dapat tumbuh dari proses kreatif yang mendalam, dan memberikan nilai lebih bagi peserta didik maupun ekosistem pendidikan di Kabupaten Garut. ***Jajang Sukmana




































