Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Kenang Dedikasi Drs. H. Dede Satibi

0
69

GARUT – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin bersama Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar dan Sekretaris Daerah Drs. H. Nurdin Yana melaksanakan ziarah khidmat ke makam Bupati Garut ke-22, almarhum Drs. H. Dede Satibi, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Makam Besar Pasawahan, Jalan KH. Mashduqi, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler ini menjadi momentum refleksi atas sinergi dan keberlanjutan estafet kepemimpinan di Kabupaten Garut. Turut hadir para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh istri almarhum, Hj. Ida Sri Indriati, beserta keluarga besar dan jajaran pimpinan manajemen Al Mashduqi Islamic Boarding School Garut.

Prosesi ziarah diawali dengan penyampaian biografi singkat almarhum oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Garut, H. Totong, S.Pd., M.Si. Dalam pemaparannya disampaikan sejumlah capaian penting semasa kepemimpinan beliau, di antaranya pembangunan Sarana Olahraga Merdeka Kerkhof serta inisiasi sarana olahraga kebanggaan masyarakat Garut yang kini dikenal sebagai SOR RAA Adiwijaya.

Tak hanya itu, almarhum juga dikenal mendorong keterbukaan informasi publik melalui program interaktif atau talkshow yang melibatkan unsur pimpinan daerah sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat, baik melalui radio pemerintah maupun swasta.

Di bidang pendidikan, dedikasi beliau diwujudkan melalui pendirian Al Mashduqi Islamic Boarding School Garut sebagai bentuk komitmen dalam membina generasi muda. Lembaga tersebut kini menjadi salah satu pilar pendidikan Islam di Kabupaten Garut.

Mewakili keluarga, H. Arif Bakhtiar, S.Th.I., M.M. menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

“Bertepatan dengan hari Jumat Sayyidul Ayyam ini, mewakili Ibunda kami tercinta, Ibu Hj. Ida Sri Indriati beserta keluarga, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan penghormatan kepada almarhum. Semoga kegiatan hari ini Allah catat sebagai bagian dari amal saleh kita semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa dari keluarga besar dan seluruh santri Al Mashduqi agar Bupati beserta jajaran senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam mengemban amanah, sehingga cita-cita mewujudkan Garut yang hebat dapat tercapai.

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa ziarah ini memiliki empat esensi utama. “Pertama, ziarah ini adalah pengingat bahwa kita semua akan berpulang. Bagaimana kita dikenang sangat bergantung pada apa yang kita kerjakan semasa hidup. Kedua, tentu untuk mendoakan almarhum dan para Bupati terdahulu agar ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Ketiga, lanjutnya, ziarah menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai hal baik yang telah dilakukan para pendahulu bagi masyarakat Garut. Keempat, sebagai komitmen untuk melanjutkan perjuangan dan keteladanan mereka, terutama dalam menyeimbangkan pengabdian di pemerintahan dan pembangunan sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua MUI Kabupaten Garut, Dr. KH. Abdul Muis Hamzah, M.Si., dilanjutkan prosesi tabur bunga dan penyiraman air di pusara almarhum oleh Bupati beserta tamu undangan.

Ziarah ini menjadi salah satu agenda penting dalam peringatan Hari Jadi Garut ke-213, sekaligus pengingat bahwa sejarah kepemimpinan Garut dibangun atas dedikasi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kemajuan daerah, baik dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan pendidikan dan karakter generasi penerus. ***Jajang Sukmana