Pengawas SMP Garut Perkuat Tupoksi Lewat Silaturahmi Rutin, Bahas Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

0
135

GARUT — Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut secara rutin menggelar pertemuan silaturahmi setiap hari Selasa. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sharing praktik pengawasan, serta penyampaian materi dan kebijakan baru yang akan dilaksanakan ke depan.

Seperti pada Selasa (13/1/2026), para Pengawas SMP berkumpul di Aula Dewi Sartika, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan No. 179, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, dan penuh semangat kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, pengawas SMP Atin Kartinah, M.Pd., hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Materi ini menekankan pentingnya membangun ekosistem sekolah yang kondusif, bebas dari perundungan, diskriminasi, serta mampu menjamin perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, dan keamanan sosial maupun digital bagi seluruh warga sekolah.

Atin Kartinah menjelaskan bahwa budaya sekolah aman dan nyaman bukan hanya tanggung jawab kepala sekolah atau guru semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pendidikan, termasuk peserta didik, orang tua, masyarakat, dan media. Sekolah diharapkan menjadi ruang yang menghargai perbedaan, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta membangun relasi yang humanis dan berkeadaban.

“Pengawas memiliki peran strategis untuk memastikan nilai-nilai budaya sekolah aman dan nyaman benar-benar terimplementasi di satuan pendidikan, bukan hanya sebagai konsep, tetapi menjadi kebiasaan dan perilaku sehari-hari,” ujarnya.

Melalui pertemuan rutin ini, para pengawas SMP diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai pendamping dan pengawal mutu pendidikan, sekaligus menjadi penggerak terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang peserta didik secara utuh. ***Jajang Sukmana