GARUT — Dinas Pendidikan Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut menggelar Lomba Life Skill Kepramukaan tingkat SMP tahun 2026 di SOR RAA Adiwijaya, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., dan diikuti oleh seribu lebih peserta dari berbagai SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Garut.
Koordinator lomba life skill, Dr. Fenti Inayati, S.Pd.I, M.Ag., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk karakter sekaligus membekali keterampilan hidup peserta didik di tengah era transformasi yang terus berkembang.

“Menurut Bapa Kadisdik Asep Wawan Budiman,M.Pd Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan kecakapan hidup (life skill) bagi peserta didik. Kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan kehidupan,” ujarnya.
Kegiatan mengusung tema “Pramuka Garut: Berkarakter, Inovatif, dan Terampil di Era Transformasi”. Tema tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembentukan karakter, inovasi, serta penguasaan keterampilan praktis bagi generasi muda.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi pionering terapan, menjahit, dance semaphore, dan memasak berbasis pangan lokal dari singkong, Setiap cabang dirancang untuk menguji kemampuan teknis, kreativitas, serta kerja sama tim para peserta.
Menurut Fenti, keterampilan yang dilombakan bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan mengandung nilai-nilai penting seperti kemandirian, ketahanan mental, kemampuan berpikir logis, serta semangat gotong royong.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mampu mengaplikasikan keterampilan yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki kebanggaan terhadap potensi lokal daerahnya,” tambahnya.

Menurut Kak Ade Hendarsah,M.Si ketua kwarcab Pramuka kab Garut Selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi pembinaan kepramukaan di masing-masing sekolah. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi tolok ukur dalam meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Penggalang di tingkat SMP.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pelaksanaan lomba, hingga penutupan dan penganugerahan juara yang dilaksanakan pada hari yang sama.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut berharap dapat memperkuat implementasi pendidikan karakter berbasis kepramukaan serta menumbuhkan semangat sportivitas, kreativitas, dan kemandirian di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Jajang Sukmana)




































