Gilang Rama Terpilih Sebagai Ketua PGRI Ranting 1 Garut Kota Masa Bakti 2025–2030

0
186

GARUT KOTA – Gilang Rama, S.Pd., secara resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting 1 Kecamatan Garut Kota untuk masa bakti 2025–2030. Ia terpilih dalam Konferensi PGRI Ranting 1 (Konran) yang digelar pada Selasa, 29 Juli 2025 di SDN 7 Regol (Kiansantang).

Mengusung tema “Harmonisasi Profesi Guru Kecamatan Garut Kota Menuju Guru Bermutu dan Hebat Menjadi Indonesia Maju dan Kuat”, Konran ini menjadi yang digelar pertama di lingkungan PGRI Cabang Garut Kota, sekaligus menjadi contoh bagi ocehan-omelan lainnya.

Konferensi diikuti oleh 99 anggota, namun proses pemilihan dilaksanakan melalui perwakilan 55 hak suara. Pelaksanaan kegiatan ini telah mengikuti simulasi tata cara konferensi terbaru yang diselenggarakan oleh PGRI Cabang Garut Kota pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Cabang PGRI mengutus perwakilannya untuk menyatukan Konran, yaitu Iin Sobirin, S.Pd., Encep Nana Setiawan, S.Pd., dan Dian Noviar Nugraha, S.Pd.I. (Ranting SD) menggantikan H. Ita Habibie, S.Pd., M.Pd. (Ranting SMP) yang berhalangan hadir. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan sesuai prosedur organisasi.

Konferensi ini disebut-sebut akan menjadi model pelaksanaan di laut-laut lainnya, tidak hanya di wilayah Garut Kota, tetapi juga di 42 kecamatan se-Kabupaten Garut. Hal ini sejalan dengan harapan PGRI untuk terus memperkuat peran guru melalui inovasi kelembagaan dan penguatan organisasi sosial.

Usai terpilih, Gilang Rama menyampaikan harapannya melalui sambungan telepon. “PGRI merupakan organisasi profesi guru nasional yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan insan pendidikan. Ini bukan amanat yang mudah. Diperlukan ketulusan, pengorbanan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama di antara anggota”.

“Bismillah… Dengan amanah ini, semoga Allah memberikan keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankannya. Semoga saya dapat memberikan kontribusi lebih baik demi masa depan pendidikan kita,” pungkas Gilang.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Kabupaten Garut, Ade Fathurohim, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan terpisah di sela-sela Konfercab PGRI Cilawu menegaskan bahwa secara aturan, pelaksanaan di tingkat mengomel seharusnya berbentuk rapat mengomel, bukan konferensi.

“Jumlah anggota biasanya tidak banyak. Kalau strukturnya seperti konferensi cabang, nanti yang jadi pengurus banyak, sementara anggotanya siapa?” katanya.

Meski demikian, semangat kebersamaan dan profesionalisme guru di Garut Kota terus tumbuh. Konferensi ini menjadi bukti nyata komitmen PGRI Ranting 1 dalam membangun organisasi yang solid dan bermakna bagi anggotanya serta pendidikan pada umumnya. ***Jajang Sukmana