GARUT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Garut. Zulqaidah Yasmin Nurhakimah, siswi SMP Negeri 1 Garut, berhasil melaju sebagai Grand Finalis Duta Siswa Indonesia dan dipercaya menjadi delegasi Provinsi Jawa Barat dalam ajang nasional yang rangkaian kegiatannya dipusatkan di Surabaya.
Yasmin, putri pasangan Doni Juansyah dan Yati Damiyati, menjelaskan bahwa Duta Siswa Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan pelajar yang berada di bawah naungan Yayasan Karya Inspirasi Bangsa dan didukung Kemendikdasmen. Menurutnya, ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia.
“Dari lomba ini nanti masih ada seleksi lanjutan, akan dipilih Top 6 Duta Siswa yang berkesempatan mewakili Indonesia ke luar negeri, serta Top 15 Duta Siswa yang langsung menjalankan program kerja,” ungkap Yasmin.
Sebagai bagian dari tahapan menuju karantina nasional di Surabaya, Yasmin telah menyiapkan dan mempresentasikan program kerja bertajuk Taman Pendidikan. Program tersebut menjadi bentuk kontribusinya dalam mendukung kegiatan edukatif yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan pelajar.

“Program yang dipresentasikan nanti akan dinilai, apakah cocok untuk kegiatan sehari-hari. Jika disahkan, program akan dilanjutkan dan bahkan disebarluaskan. Sementara untuk yang masuk Top 6, akan mengikuti berbagai lomba di luar negeri yang mewakili Indonesia, dengan agenda internasional sekitar dua kali dalam setahun,” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., pada Senin (26/1/2026), menyampaikan rasa bangga atas capaian siswinya tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi Yasmin merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, serta kolaborasi yang baik antara sekolah dan orang tua.
“Kami sangat bangga kepada anak didik kami, Yasmin. Terima kasih atas dukungan orang tua dan kerja samanya dengan pihak sekolah. Ini menjadi contoh bahwa prestasi lahir dari sinergi yang kuat,” ujarnya.






Ia menambahkan, perjuangan Yasmin tidaklah mudah dan penuh proses. Oleh karena itu, pihak sekolah menjulukinya sebagai “Pahlawan SMPN 1 Garut” karena telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kami mendoakan semoga Yasmin menjadi yang terbaik di tingkat nasional, bahkan bisa melangkah ke tingkat internasional dan mengharumkan nama Kabupaten Garut, Jawa Barat, serta Indonesia di kancah dunia,” pungkasnya. ***Jajang Sukmana


































