Lima Murid Kelas VII Torehkan Prestasi di Berbagai Ajang, Bukti Potensi dan Pembinaan Siswa Sejak Awal
GARUT, Senin (19/10/2026) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar SMP Negeri 1 Garut. Kali ini, nama Intan Padilah, siswi kelas VII-G asal Kampung Batu Numpang, Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, menjadi sorotan setelah meraih Juara 1 Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) tingkat Provinsi Jawa Barat dan berhak mewakili Jawa Barat pada kompetisi tingkat nasional di Lampung.
Keberhasilan Intan menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus masyarakat Kabupaten Garut. Berangkat dari wilayah selatan Garut, tepatnya Kecamatan Cibalong, Intan membuktikan bahwa keterbatasan jarak geografis bukan penghalang bagi seorang pelajar untuk berprestasi dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.

Intan merupakan anak kedua dari empat bersaudara, putri pasangan Jaka Lorensa dan Iis Munawaroh. Prestasi yang diraihnya melalui tahapan seleksi dari tingkat kabupaten hingga provinsi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan pendidikan diharapkan semakin memperkuat semangatnya dalam mengikuti kompetisi berikutnya.
Kepala SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian Intan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan siswa yang mampu melewati tahapan seleksi secara bertahap hingga memperoleh kesempatan mewakili Jawa Barat.

“Alhamdulillah, Intan bisa mengangkat nama baik SMPN 1 Garut dan Kabupaten Garut. Ia telah melewati seleksi dari tingkat kabupaten hingga provinsi dan sekarang melangkah ke tingkat nasional. Mudah-mudahan di tingkat nasional nanti Intan bisa kembali meraih juara,” ungkap Yusup.
Ia menambahkan, dukungan dan ucapan selamat juga datang dari berbagai pihak, termasuk lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Garut. Pihak sekolah berkomitmen terus memberikan dukungan agar Intan dapat mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi kompetisi nasional.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan semangat kepada Intan. Kalau memungkinkan, kami juga ingin mendampingi langsung saat mengikuti ajang nasional di Lampung. Bagi kami, perjuangan siswa untuk meraih prestasi harus mendapat dukungan bersama,” tambahnya.
Menurut Yusup, prestasi Intan bukan satu-satunya capaian yang membanggakan SMPN 1 Garut pada Oktober 2026. Sejumlah murid kelas VII juga berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, literasi, kebangsaan, hingga seni dan budaya. Capaian tersebut memperlihatkan beragam potensi yang dimiliki para siswa sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

Selain Intan Padilah, Khansa Hannan Gunawan dari kelas VII-H berhasil meraih prestasi dalam ajang menulis tingkat nasional. Sementara itu, Muhammad Arkan Fadhillah, yang akrab disapa Koko, berhasil lolos ke babak semifinal dalam ajang Duta Pelajar Jawa Barat.
Prestasi lainnya diraih Zikry, siswa kelas VII-J, yang menjadi Juara 1 Olimpiade Siswa Nasional (OSN) bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) tingkat Provinsi Jawa Barat. Adapun Dena Nur Aenunnisa, siswi kelas VII-F, meraih juara dalam ajang Fashion Show Batik Kreasi tingkat nasional.

Ketua Komite SMPN 1 Garut, H. Delit Suparman, turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Intan. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses penerimaan murid dan pembinaan potensi peserta didik di sekolah perlu didukung dengan pelaksanaan yang baik dan kesempatan berkembang yang terbuka bagi siswa.
“Atas nama komite sekolah, kami mengucapkan selamat kepada Intan yang telah meraih Juara 1 OLPAIN tingkat Provinsi Jawa Barat dan akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan banggakan bersama,” ujar Delit.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah beserta jajaran yang terus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik. Menurutnya, prestasi para siswa menjadi salah satu bukti nyata pentingnya pembinaan dan dukungan bersama antara sekolah, orang tua, serta komite.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga besar SMPN 1 Garut untuk terus mengembangkan potensi peserta didik. Sekolah tidak hanya mendorong pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kemampuan di bidang keagamaan, literasi, kebangsaan, seni, dan budaya.

Bagi Intan Padilah, perjalanan menuju tingkat nasional kini menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk kembali mengukir prestasi. Dari Kampung Batu Numpang, Maroko, Kecamatan Cibalong, ia membawa harapan sekolah dan Kabupaten Garut untuk tampil membanggakan di ajang OLPAIN nasional di Lampung.
Lima murid kelas VII dengan prestasi di bidang berbeda tersebut menjadi gambaran bahwa potensi peserta didik dapat tumbuh melalui kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang berkelanjutan. SMPN 1 Garut pun berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus belajar, berani berkompetisi, dan mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Garut. (Jajang Sukmana)















































