Perkuat Peran dan Fungsi Organisasi, PGRI Ranting 5 Garut Kota Gelar Sosialisasi

0
55

GARUT — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting 5 Cabang Kecamatan Garut Kota menggelar sosialisasi keanggotaan PGRI yang bertempat di SDN 1 Regol, Jalan Baratayudha, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Jawa Barat, pada Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur Bidang Organisasi dan Bidang Bantuan Hukum PGRI Cabang Kecamatan Garut Kota, yakni Sudrajat Cahya Gumilar, S.Pd., M.Pd., Ade Yusup, S.Pd.I., M.Pd., MCE., Tete Ahmad Sobari, S.Pd., serta Sabit Mubaroq, S.Pd. Para narasumber memaparkan secara komprehensif materi terkait sistem keanggotaan PGRI, regulasi organisasi, serta aspek bantuan dan perlindungan hukum bagi anggota.

Wakil Ketua II PGRI Cabang Garut Kota, Sudrajat Cahya Gumilar, S.Pd., M.Pd , menyerahkan SK kepengurusan pada Ketua PGRI Ranting 5, Ai Rodiah, S.Pd.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja PGRI Cabang Kecamatan Garut Kota yang bertujuan memastikan seluruh anggota memahami hak dan kewajiban sebagai warga Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Selain itu, orientasi keanggotaan ini diarahkan untuk mempertajam pemahaman anggota terhadap regulasi organisasi, termasuk kewajiban membayar iuran sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen keanggotaan.

Ketua PGRI Ranting 5 Cabang Kecamatan Garut Kota, Ai Rodiah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting dalam memperkuat komitmen dan solidaritas anggota. Menurutnya, orientasi keanggotaan tidak hanya menjadi sarana pemahaman organisasi, tetapi juga ajang silaturahmi antaranggota PGRI.

Ketua PGRI Ranting 5 Cabang Kecamatan Garut Kota, Ai Rodiah, S.Pd.

“Sosialisasi ini bagus karena menguatkan komitmen kita sebagai anggota PGRI. Selain itu, melalui kegiatan ini terjalin silaturahmi antaranggota sehingga diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme guru,” ujarnya.

Ia menambahkan, materi yang disampaikan akan menjadi bekal bagi pengurus ranting untuk menyosialisasikan kembali fungsi dan peran PGRI hingga ke tingkat sekolah. Setiap sekolah di Ranting 5, lanjutnya, memiliki perwakilan pengurus yang nantinya akan bekerja sama menyampaikan hasil sosialisasi kepada seluruh anggota di satuan pendidikan masing-masing.

“Mudah-mudahan setelah sosialisasi ini, pemahaman tentang PGRI semakin baik dan kewajiban, termasuk iuran keanggotaan, dapat dilaksanakan dengan tertib. Kita patuh terhadap PGRI sebagai organisasi profesi guru,” pungkasnya. ***Jajang Sukmana