CILAWU – Mengusung tema “Tumbuh Bersama dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar untuk Pendidikan Bermutu Bagi Semua”, para guru peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) Batch 7 Gelombang ke-6 Lokus Cilawu Kabupaten Garut menggelar Talkshow dan Pameran Showcase Implementasi Pembelajaran Mendalam di GOR PGRI Cabang Cilawu, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan yang telah berlangsung selama tiga hari, di bawah fasilitasi Budi Arifin, S.Pd. dan Tena Chilviana, M.Pd.. Pameran menampilkan hasil karya dan praktik baik pembelajaran inovatif yang dikembangkan para peserta selama proses pelatihan berlangsung.
Para guru mempresentasikan inovasi mereka di hadapan kepala sekolah, sesama peserta, serta mendapat kunjungan dari guru dan siswa sekolah sekitar. Setiap stan menampilkan rancangan pembelajaran yang berpusat pada murid, mengedepankan kreativitas, kolaborasi, dan refleksi pembelajaran yang mendalam.

Budi Arifin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan dedikasi para peserta yang telah menunjukkan komitmen untuk tumbuh bersama dalam membangun pendidikan yang bermakna. “Hari ini adalah puncaknya, showcase bukan sekadar pameran, tetapi perayaan atas keberanian mencoba dan proses pembelajaran yang telah bertumbuh di ruang kelas masing-masing,” ujar Budi.
Selain itu, lanjut Budi, kita telah belajar bagaimana membawa murid bukan hanya agar ‘tahu’, tetapi agar benar-benar memahami. Bagaimana menciptakan pembelajaran yang bermakna, menggembirakan, dan berkesadaran. Itulah esensi dari student-centered learning.
Ia menekankan bahwa kegiatan showcase ini bukan ajang kompetisi, melainkan ruang berbagi dan saling menginspirasi antarpendidik. “Setiap praktik baik, sekecil apapun, adalah sumber ilmu yang tak ternilai. Mari jadikan showcase ini sebagai pasar ide yang kaya, bukan untuk saling menilai, tapi untuk saling belajar,” kata Budi dengan penuh semangat.
Fasilitator Tena Chilviana menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran guru sebagai agen perubahan. “Guru adalah arsitek masa depan bangsa. Melalui pembelajaran mendalam, kita tidak hanya membangun kompetensi, tetapi juga karakter dan kesadaran belajar siswa,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung semarak dan penuh inspirasi. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman dan hasil praktiknya, mulai dari rancangan proyek pembelajaran tematik hingga strategi refleksi siswa yang kreatif.
Kegiatan ini meneguhkan semangat para guru Garut untuk terus tumbuh dan berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang memerdekakan dan berdampak bagi murid. ***Jajang Sukmana




































