Garut — Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H., secara resmi membuka Lomba Life Skill Kepramukaan Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 di SOR RAA Adiwijaya, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini diikuti delapan tim perwakilan dari 42 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Garut yang berkompetisi dalam empat mata lomba.
Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, para ketua kwarran, kepala sekolah, pembimbing, dewan juri, serta ratusan peserta pramuka jenjang SD.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, S.Pd., M.Pd., M.Si menyampaikan, lomba ini diikuti 336 peserta yang merupakan siswa kelas 4 dan 5, tergabung dalam tim beranggotakan delapan orang dari tiap kwarran.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Terampil Menuju Garut Hebat”, kegiatan ini bertujuan mengembangkan keterampilan hidup (life skill), menanamkan nilai-nilai karakter, melatih kemandirian, kreativitas, tanggung jawab, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan berintegritas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang ekspresi dan aktualisasi diri peserta didik agar potensi, bakat, dan minat siswa dapat berkembang secara optimal, sekaligus mengintegrasikan nilai dan keterampilan kepramukaan dalam pembelajaran praktis,” ujarnya.
Sementara Sekda Garut Nurdin Yana menekankan bahwa kegiatan kepramukaan tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter, solidaritas, toleransi, dan kemampuan hidup mandiri yang akan sangat berguna di masa depan.

Ia menyampaikan, life skill kepramukaan melatih peserta memiliki kepekaan sosial, seperti peduli terhadap sesama, termasuk ketika ada teman yang membutuhkan bantuan. Selain itu, berbagai keterampilan praktis seperti tali-temali, kemandirian, hingga keterampilan menjahit menjadi bekal penting dalam kehidupan.
“Pramuka mengajarkan banyak hal, mulai dari disiplin, kerja sama, hingga kesiapan menghadapi situasi sulit. Keterampilan kecil yang dipelajari hari ini bisa menjadi bekal besar untuk masa depan mereka,” ungkapnya.
Sekda juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti lomba dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan menjadikannya sebagai bagian dari pembelajaran sekaligus ibadah.
“Laksanakan lomba ini dengan sebaik-baiknya, dengan sepenuh hati dan serius. Yakinkan bahwa apa yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun diri menjadi generasi penerus yang tangguh,” pesannya.
Ia optimistis kegiatan tersebut menjadi wahana pembentukan generasi muda yang mandiri, terampil, berkarakter, dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.
Lomba Life Skill Kepramukaan jenjang SD ini menjadi salah satu upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Garut bersama Gerakan Pramuka dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus menyiapkan profil pelajar yang tangguh dan berdaya saing menuju Garut Hebat. (Jajang Sukmana)



































