Enam Bulan Menata SMPN 3 Tarogong Kidul, Dimulai dari Ruang Kerja hingga Sudut Baca

0
22
Kepala SMPN 3 Tarogong Kidul, Nining Sariningsih, S.Pd., M.Pd.

GARUT — Sekitar enam bulan menjabat sebagai Kepala SMPN 3 Tarogong Kidul, Nining Sariningsih, S.Pd., M.Pd., mulai melakukan berbagai pembenahan secara bertahap. Penataan lingkungan sekolah menjadi salah satu perhatian awalnya, termasuk membangun suasana belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.

Langkah tersebut dimulai dari hal sederhana. Saat pertama menjabat, Nining terlebih dahulu mengecat ruang kerjanya. Setelah itu, pembenahan dilanjutkan dengan pengecatan sejumlah ruang kelas agar lingkungan sekolah terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman.

Menurut Nining, penataan sekolah tidak harus selalu dimulai dari pekerjaan besar. Perubahan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan sekolah.

Selain pengecatan, pembenahan juga diarahkan pada lingkungan fisik sekolah. Salah satunya dengan menyelesaikan pembangunan tembok pembatas di bagian samping bangunan sekolah. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya menata dan memperbaiki lingkungan SMPN 3 Tarogong Kidul.

Kini, perhatian juga diarahkan pada penyediaan fasilitas yang dapat menunjang budaya literasi peserta didik. Salah satunya melalui rencana pembangunan dan penataan sudut baca di lingkungan sekolah.

Keberadaan sudut baca diharapkan dapat menjadi ruang sederhana yang mendorong siswa untuk lebih dekat dengan buku dan menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari keseharian di sekolah.

Bagi Nining, proses menata sekolah merupakan perjalanan yang membutuhkan waktu dan konsistensi. Karena itu, selama sekitar enam bulan masa kepemimpinannya, berbagai pembenahan dilakukan secara bertahap, dimulai dari lingkungan kerja, ruang kelas, hingga fasilitas pendukung bagi siswa.

“Yang penting dilakukan secara bertahap. Kita benahi apa yang menjadi kebutuhan sekolah, sehingga lingkungan sekolah semakin nyaman dan mendukung proses pembelajaran,” ujar Nining.

Pembenahan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar SMPN 3 Tarogong Kidul untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertata, nyaman, sekaligus memberikan ruang bagi tumbuhnya budaya literasi di kalangan peserta didik. (Jajang Sukmana)