Kepala SMPN 1 Karangpawitan Raih Penghargaan Guru Inspiratif dari UPI Bandung

0
58

Bandung, 2 Mei 2026 — Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Kabupaten Garut. Dr. Budi Suhardiman, M.Pd., Kepala SMPN 1 Karangpawitan, menerima penghargaan sebagai Guru Berprestasi dan Inspiratif dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara Hardiknas yang berlangsung khidmat di halaman depan Gedung Gymnasium UPI, disaksikan oleh seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, guru besar, hingga pimpinan universitas.

Dalam keterangannya, Budi Suhardiman mengaku bersyukur dan bangga atas apresiasi yang diberikan oleh almamaternya. Ia mengungkapkan bahwa proses penilaian diawali dari permintaan pihak rektorat UPI untuk menyusun portofolio perjalanan karier dan kiprahnya di dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, tahun ini saya terpilih mendapatkan apresiasi sebagai guru berprestasi dan inspiratif versi UPI. Saya dihubungi pihak rektorat untuk menyusun portofolio kiprah selama mengabdi sebagai tenaga pendidik dan kependidikan,” ungkapnya.

Ia menduga, penelusuran data awal dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk rekam jejak digital dan media sosial. Dari situ, kandidat diminta melengkapi portofolio yang kemudian dinilai secara ketat oleh tim independen.

Menariknya, berdasarkan hasil penilaian tim UPI, salah satu kekuatan utama Budi Suhardiman terletak pada konsistensinya dalam menginspirasi melalui gerakan literasi. Ia dikenal aktif menghasilkan berbagai karya tulis, baik berupa buku maupun artikel yang dipublikasikan di sejumlah media online. Kiprah tersebut dinilai memberi dampak nyata dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga bagi sekolah dan masyarakat Garut secara luas. “Ini bukan hanya kebanggaan bagi saya, tetapi juga bagi SMPN 1 Karangpawitan dan masyarakat Garut. Saya merasa terhormat bisa mewakili hingga ke level nasional, karena seleksi ini menjaring alumni UPI dari seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa penilaian didasarkan pada rekam jejak, prestasi, serta kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan. Tim penilai, kata dia, bekerja secara profesional untuk memilih figur terbaik dari kalangan guru dan kepala sekolah alumni UPI.

Usai pelaksanaan upacara, Budi Suhardiman juga mendapat kehormatan diterima secara khusus di kantor rektor UPI. Dalam kesempatan tersebut, ia diminta memaparkan kiprah dan praktik baik yang telah dilakukan dalam dunia pendidikan hingga mampu melahirkan berbagai prestasi.

Tidak hanya itu, dalam dialog tersebut ia juga menyampaikan masukan kepada pihak kampus. Budi menekankan pentingnya perguruan tinggi, termasuk UPI, untuk terus beradaptasi dengan dinamika dan regulasi pendidikan yang terus berkembang. “UPI harus selalu menyesuaikan diri dengan regulasi pendidikan yang dinamis agar tetap relevan dalam mencetak pendidik yang unggul dan adaptif,” ujarnya.

Lebih jauh, Budi menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus bergerak dan menghadirkan praktik-praktik baik dalam dunia pendidikan. “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus menginspirasi, membimbing, dan mendorong lahirnya inovasi di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan sejawat, khususnya di Garut dan SMPN 1 Karangpawitan, yang selama ini menjadi mitra diskusi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Capaian ini tidak lepas dari dukungan teman-teman kepala sekolah dan keluarga besar SMPN 1 Karangpawitan. Banyak ide dan gagasan lahir dari kebersamaan kami,” tambahnya.

Upacara Hardiknas di kampus UPI sendiri merupakan agenda wajib tahunan yang diikuti seluruh warga kampus. Tahun ini terasa semakin istimewa bagi Budi Suhardiman, yang menerima penghargaan di hadapan para pendidik, dosen, dan pimpinan universitas. “Ini kebanggaan tersendiri bagi saya. Dulu saya menimba ilmu di sini, dan hari ini mendapatkan apresiasi dari almamater. Saya merasa sangat terharu,” pungkasnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa dedikasi, konsistensi, serta kontribusi nyata dalam dunia pendidikan akan selalu menemukan jalannya untuk diapresiasi, sekaligus menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi. (Jajang Sukmana)