SDIT Persis Tarogong 1 dan 2 Sabet Juara Pencak Silat O2SN Kabupaten Garut 2026

0
13
Edwar Hamzi Mulabia murid SDIT Persis Tarogong 1, dan Rizkia Aqila Khumara Nurholi murid SDIT Persis Tarogong 2.

Garut, Rabu (10/6/2026) – Gelanggang Silat SOR RAA Adiwijaya menjadi saksi lahirnya para juara cabang olahraga pencak silat pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD/MI Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026. Pada ajang bergengsi tersebut, SDIT Persis Tarogong 1 dan SDIT Persis Tarogong 2 berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara pertama di nomor tunggal putra dan tunggal putri.

Edwar Hamzi Mulabia, murid SDIT Persis Tarogong 1, sukses meraih Juara 1 Pencak Silat Tunggal Putra, sementara Rizkia Aqila Khumara Nurholi, murid SDIT Persis Tarogong 2, berhasil menjadi Juara 1 Pencak Silat Tunggal Putri.

Pertandingan yang berlangsung di Gelanggang Silat SOR RAA Adiwijaya tersebut diikuti oleh 54 peserta, terdiri dari 25 peserta putra dan 29 peserta putri. Kegiatan ini sekaligus menjadi lokasi pembukaan O2SN Jenjang SD/MI Kabupaten Garut Tahun 2026 yang mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga.”

Pembukaan O2SN dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, S.IP., didampingi Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, S.Pd., M.Pd., M.Si., serta Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan, Beni Hadi Saputra, S.Pd., M.M.

Rizkia Aqila Khumara Nurholi murid SDIT Persis Tarogong 2, dan Edwar Hamzi Mulabia murid SDIT Persis Tarogong 1.

Kepala SDIT Persis Tarogong 1, Iyus Susanto, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian Edwar Hamzi Mulabia yang berhasil menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten.

“Keluarga besar SDIT Persis Tarogong merasa sangat bangga dan terhormat atas pencapaian luar biasa yang diraih Edwar di tingkat Kabupaten Garut. Menjadi yang terbaik pada cabang pencak silat bukanlah hal yang mudah. Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan Edwar serta dukungan penuh dari para pelatih, official, guru, dan orang tua,” ujarnya.

Menurut Iyus, keberhasilan meraih medali emas tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di berbagai bidang.

“Perjuangan belum selesai. Kami siap memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, untuk mempersiapkan Edwar menghadapi O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat. Semoga mampu kembali menampilkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi sekolah, Kabupaten Garut, dan Jawa Barat,” katanya.

Prestasi yang diraih Edwar menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah mampu melahirkan talenta muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi peserta didik lainnya untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah di ajang yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala SDIT Persis Tarogong 2, Adah Mustahidah, M.Pd.I., juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Rizkia Aqila Khumara Nurholi meraih Juara 1 Tunggal Putri.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Rizkia Aqila Khumara Nurholi. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, latihan yang tekun, serta doa dan dukungan dari orang tua, pelatih (Yanto Susanto), dan seluruh keluarga besar SDIT Persis Tarogong 2,” ungkapnya.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, O2SN bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, menumbuhkan sportivitas, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus melestarikan budaya bangsa melalui olahraga pencak silat.

Prestasi yang diraih Rizkia semakin mengukuhkan komitmen SDIT Persis Tarogong 2 dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. Dengan hasil tersebut, Rizkia berhak melangkah ke tingkat berikutnya untuk membawa nama baik sekolah dan Kecamatan Tarogong Kidul pada ajang O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat.

Keberhasilan Edwar Hamzi Mulabia dan Rizkia Aqila Khumara Nurholi menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Garut di berbagai bidang. (Jajang Sukmana)