Garut, 13 Juni 2026 – Sebanyak 114 murid Kelompok B TK Plus Prima Insani mengikuti kegiatan Prima Award 2026 yang digelar di Hotel Harmoni, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi momen apresiasi sekaligus pelepasan bagi peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara yang dihadiri orang tua, guru, serta seluruh keluarga besar TK Plus Prima Insani. Berbagai penampilan murid semakin memeriahkan kegiatan sekaligus menjadi bukti perkembangan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri anak-anak selama menempuh pendidikan.
Kepala TK Plus Prima Insani, Santi Rismayanti, M.Pd mengenang perjalanan para murid sejak hari pertama memasuki sekolah. “Rasanya baru kemarin kami menyambut mereka di hari pertama sekolah. Ada yang menangis karena takut ditinggal ayah dan bundanya, ada yang malu-malu, ada yang bersembunyi di balik pelukan orang tua, bahkan ada yang hanya duduk diam di sudut kelas sambil memperhatikan teman-temannya,” ujarnya.

Santi mengungkapkan, seiring berjalannya waktu, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri. Mereka belajar berbagi, meminta maaf, mengucapkan terima kasih, serta membangun rasa percaya diri dan persahabatan di lingkungan sekolah.
“Kami mengenal mereka satu per satu, mengenal senyum mereka, cerita-cerita sederhana mereka, hingga tingkah lucu yang sering membuat kami tertawa. Walaupun ada hari-hari ketika kami merasa lelah, setiap pagi kami selalu ingin kembali karena akan ada langkah-langkah kecil yang berlari menghampiri sambil memanggil, ‘Ibu Guru’,” tuturnya.
Santi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK Plus Prima Insani. Menurutnya, menitipkan buah hati kepada orang lain bukanlah perkara mudah. Di dalamnya ada harapan, doa, kepercayaan, dan cinta yang begitu besar. “Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ucapannya.

Santi Rismayanti mengungkapkan bahwa salah satu karya istimewa yang ditampilkan dalam Prima Award 2026 adalah buku cerita bergambar hasil kreativitas para siswa Kelompok B.
Menurutnya, seluruh anak telah berhasil menyusun buku cerita bergambar sesuai dengan imajinasi dan kemampuan masing-masing. Karya-karya tersebut kemudian dicetak menjadi 114 judul buku yang berbeda, sehingga setiap siswa memiliki buku dengan cerita dan karakter yang unik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide, imajinasi, dan kreativitasnya. Setiap buku adalah hasil pemikiran dan karya mereka sendiri, sehingga menjadi kenang-kenangan yang sangat berharga bagi anak maupun orang tuanya,” ujar Santi.
Santi menegaskan bahwa momen ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal petualangan baru menuju jenjang pendidikan berikutnya. “Teruslah bermimpi setinggi langit, menjadi anak yang sholeh dan sholehah, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta tidak pernah berhenti belajar,” pesannya.
“Kelak ketika anak-anak meraih kesuksesan, jangan pernah melupakan bahwa setiap perjalanan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil di ruang kelas sederhana. Di tempat itulah mereka pertama kali mengenal huruf, angka, doa, serta arti persahabatan yang menjadi bekal untuk menapaki masa depan,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)




































