Garut – Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Garut menggelar kegiatan Beauty Class bekerja sama dengan INEZ Cosmetics di Ruang Paripurna Lantai 2 PGRI Kabupaten Garut, Jalan Pasundan No. 41, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pertemuan rutin bulanan sekaligus wadah silaturahmi bagi pengurus dan anggota perempuan PGRI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGRI Kabupaten Garut Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., Dewan Pembina sekaligus Tokoh Pendidikan Dra. Hj. Empat Patimah Sambas, S.Pd., Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Garut Tati Nurbaeti, M.Pd., serta para pengurus dan perwakilan PGRI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.

Dalam arahannya, Dra. Hj. Empat Patimah Sambas menekankan bahwa kecantikan sejati tidak hanya tampak dari penampilan, tetapi juga lahir dari hati yang bersih dan akhlak yang baik. Menurutnya, perempuan hendaknya senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, serta membiasakan berpikir positif dalam menjalani kehidupan.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang baik, menghormati dan melayani suami bagi yang telah berkeluarga, serta memperbanyak sedekah bagi yang belum atau tidak lagi memiliki pasangan. “Hati yang bersih akan memancarkan kecantikan dari dalam diri sehingga terpancar menjadi aura positif,” pesannya.
Selain penguatan nilai-nilai spiritual, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai perawatan kulit dan tata rias melalui Beauty Class yang dipandu oleh tim INEZ Cosmetics. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis agar perempuan mampu merawat diri dengan baik sehingga tampil sehat, percaya diri, dan tetap mengedepankan kecantikan lahir maupun batin.

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Garut, Tati Nurbaeti, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bidangnya untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi anggota. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pendidik, istri, ibu, dan anggota masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Bidang Pemberdayaan Perempuan terus dikembangkan berdasarkan kebutuhan anggota di lapangan. Meski sempat tertunda karena padatnya agenda pendidikan pada awal tahun ajaran baru, kegiatan akhirnya dapat terlaksana dengan antusiasme tinggi dari peserta.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., mengapresiasi konsistensi Bidang Pemberdayaan Perempuan yang selalu menghadirkan program dengan tema yang jelas dan relevan. Ia menilai pendekatan yang berangkat dari kebutuhan anggota merupakan langkah positif dalam memperkuat organisasi.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar belajar tentang kecantikan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, saling berbagi pengalaman, dan memperkuat kebersamaan antaranggota PGRI,” ujarnya.
Encep juga menyampaikan kebanggaannya kepada para pengurus perempuan PGRI dari seluruh kecamatan yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi dalam menggerakkan organisasi. Ia berharap semangat inovasi Bidang Pemberdayaan Perempuan dapat menjadi inspirasi bagi bidang-bidang lainnya untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota.

“Melalui kegiatan Beauty Class ini, kami berharap para perempuan pendidik tidak hanya semakin memahami pentingnya menjaga penampilan, tetapi juga terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat spiritualitas, serta membangun keluarga dan lingkungan yang harmonis. Dengan demikian, perempuan PGRI diharapkan mampu menjadi sosok yang cantik lahir dan batin, berilmu, serta memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)

































