Kali Pertama Naik Podium FORKAB, Garut Kota Raih Juara 2 Dagongan SD Putra

0
25

GARUT — Kecamatan Garut Kota untuk kali pertama berhasil naik podium pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Kabupaten (FORKAB) V Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih melalui cabang olahraga masyarakat tradisional (Jenor) Dagongan kategori SD putra dengan meraih Juara 2.

Prestasi membanggakan itu ditorehkan tim Dagongan yang terdiri atas murid SDN 3 Kota Kulon. Mereka mewakili Kecamatan Garut Kota pada FORKAB V yang digelar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.

FORKAB V diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Garut selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (11–13/9/2026), di SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul.

Atas prestasi tersebut, tim Dagongan Garut Kota berhak membawa pulang piala dan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta.

Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kecamatan Garut Kota, Wawan Supardi, S.Pd., saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (14/9/2026), mengatakan keberhasilan tersebut menjadi capaian bersejarah bagi kontingen Garut Kota.

Pasalnya, sejak pelaksanaan FORKAB pertama hingga keempat, kontingen Garut Kota belum pernah meraih juara.

“Dari KORMI satu sampai KORMI empat belum pernah masuk juara. Alhamdulillah, pada KORMI lima, walaupun persiapannya sangat singkat, kurang lebih hanya 10 hari, kami bisa mengikuti semua Jenor dan Dagongan berhasil meraih juara kedua,” ujar Wawan.

Menurut Wawan, salah satu tantangan dalam mengembangkan olahraga masyarakat tradisional adalah semakin jarangnya permainan tradisional diperkenalkan dan dimainkan oleh anak-anak, khususnya di lingkungan perkotaan.

“Olahraga tradisional sebagai olahraga masyarakat di sekolah sekarang tidak diajarkan. Apalagi di Garut Kota, permainan masyarakat sudah jarang sekali dimainkan anak-anak. Berbeda dengan tahun 1980-an, ketika anak-anak di Garut Kota masih banyak memainkan olahraga atau permainan tradisional,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga merupakan bagian dari permainan dan budaya masyarakat yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.

Wawan menambahkan, keberhasilan meraih Juara 2 Dagongan tidak lepas dari latihan yang tekun meskipun persiapannya dilakukan dalam waktu relatif singkat. Tim juga mendapatkan pendampingan dari pelatih yang dinilai mampu mempersiapkan para atlet menghadapi pertandingan.

“Alhamdulillah, Jenor Dagongan bisa juara kedua berkat latihan yang tekun, dilatih oleh pelatih yang handal, serta dukungan dari pihak Kecamatan Garut Kota dan PGRI, Korwas, K3S, para kepala sekolah, serta guru-guru,” tuturnya.

Dukungan berbagai pihak, lanjut Wawan, turut membangkitkan semangat para atlet untuk tampil maksimal. Terlebih, bagi Garut Kota, capaian tersebut menjadi langkah awal untuk kembali mengembangkan olahraga masyarakat tradisional di kalangan pelajar.

“Dukungan tersebut membangkitkan semangat bertanding sehingga akhirnya bisa menjadi juara kedua,” ujarnya.

Wawan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi sekolah, guru, dan murid di Kecamatan Garut Kota untuk kembali menghidupkan permainan serta olahraga tradisional. Menurutnya, semakin sering olahraga tradisional diperkenalkan dan dipraktikkan, semakin besar pula peluang munculnya atlet-atlet muda berprestasi.

Untuk meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya, Wawan mengatakan pihaknya akan melakukan seleksi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan waktu persiapan yang lebih panjang sehingga setiap jenjang dapat dipersiapkan secara lebih matang.

“Ke depannya, akan dilakukan seleksi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan sehingga persiapan setiap jenjang dapat dilakukan lebih matang. Dengan demikian, diharapkan prestasi yang diraih semakin meningkat dan Garut Kota dapat meraih lebih banyak juara,” katanya.

Wawan mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan support kepada atlet-atlet KORMI Garut Kota. (Jajang Sukmana)