Murid SDN 3 Lebakjaya Karangpawitan, Juara 1 Ngarang Carpon FTBI SD Kabupaten Garut 2026

0
58

GARUT — Prestasi membanggakan ditorehkan murid sekolah dasar di Kabupaten Garut dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026. Khafisy Helushka Al Husayn, murid SDN 3 Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, berhasil meraih Juara 1 Ngarang Carpon Putra pada ajang yang berlangsung Kamis (10/9/2026).

Kompetisi tersebut berlangsung di SDN 1 Tanjungkamuning dan SDN 4 Tanjungkamuning, Jalan Tanjungkamuning (Garut-Bandung) Nomor 251, Kecamatan Tarogong Kaler. Raihan tersebut sekaligus mengantarkan Khafisy menjadi wakil Kabupaten Garut untuk mengikuti FTBI Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Keberhasilan Khafisy menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN 3 Lebakjaya dan PGRI Cabang Karangpawitan. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan murid dalam menulis dan menuangkan gagasan melalui bahasa Sunda terus tumbuh melalui pembinaan di sekolah.

Piala kejuaraan Khafisy diserahkan oleh juri kepada Ketua PGRI Cabang Karangpawitan, Indra Rakhman, M.Pd., untuk kemudian mewakili murid maupun Kepala SDN 3 Lebakjaya, Erni Kusmawati, M.Pd., yang saat prosesi penyerahan tidak berada di tempat.

Indra Rakhman menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Khafisy. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi Kecamatan Karangpawitan karena kembali mampu melahirkan murid berprestasi dalam bidang bahasa dan sastra Sunda.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Khafisy untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menulis, terutama dalam menghadapi FTBI tingkat Provinsi Jawa Barat. Pembinaan secara berkelanjutan, kata dia, penting agar kemampuan murid tidak berhenti pada pencapaian di tingkat kabupaten.

Selain itu, Indra menilai FTBI memiliki arti penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu. Kemampuan menulis carpon bukan sekadar keterampilan mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi salah satu cara bagi murid untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta budaya Sunda.

“Kami tentu sangat bangga atas prestasi Khafisy. Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih, sehingga pada tingkat Provinsi Jawa Barat nanti dapat memberikan hasil terbaik serta membawa nama baik Kabupaten Garut,” ujar Indra.

Pada cabang Ngarang Carpon Putra, Khafisy Helushka Al Husayn dari SDN 3 Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Safwan Ziqri Rahman dari SDN 1 Cigawir, Kecamatan Selaawi, sedangkan Juara 3 diraih Fayyez Aqil Alfaeyza dari SDIT Najaah, Kecamatan Bayongbong.

Juara Harapan 1 diraih Reynand Alfijar dari SDN 2 Cilawu, Juara Harapan 2 Qaishar Abdillah Mumtaaz dari SDN 2 Sukaresmi, dan Juara Harapan 3 Fajar Sidiq Alamsyah dari SDN 2 Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja.

Sementara itu, pada kategori Ngarang Carpon Putri, Juara 1 diraih Destia Nurazizah dari SDN 1 Sukarame, Kecamatan Bayongbong. Juara 2 diraih Atika Wardatus Sa’adah dari SDN 2 Samida, Kecamatan Selaawi, dan Juara 3 diraih Lesti Puspita Sari dari SDN 1 Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi.

Juara Harapan 1 diraih Vania Marwah Maulana dari SDN 1 Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Juara Harapan 2 Nayla Hunafa Natijah dari SDN 3 Sukatani, Kecamatan Cilawu, dan Juara Harapan 3 Jenahara Humaira dari SDN 3 Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk.

Para juara mendapatkan penghargaan sesuai kategori. Juara 1 memperoleh uang pembinaan sebesar Rp5 juta, Juara 2 sebesar Rp3,5 juta, dan Juara 3 sebesar Rp2,5 juta. Sementara para juara harapan mendapatkan sertifikat penghargaan. (Jajang Sukmana)