SMPN 1 Garut Kembali Ukir Prestasi, Dua Siswa Juara 1 FTBI 2026 dan Juara Umum Batik Nasional

0
436

GARUT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid SMP Negeri 1 Garut. Tidak hanya di bidang akademik dan olahraga, para peserta didik sekolah tersebut juga menunjukkan kemampuan dalam pelestarian serta pengembangan seni dan budaya.

Pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jl. Terusan Pahlawan No. 32, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul. Dua murid SMPN 1 Garut berhasil meraih prestasi sebagai juara pertama pada cabang yang diikutinya.

Keduanya yakni Putri Aulia Rahmawati yang berhasil meraih Juara 1 Nembang Pupuh FTBI 2026, serta Alfath Daffa Supriatna yang menyabet Juara 1 Biantara FTBI 2026.

Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd.

FTBI Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut menjadi salah satu ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Sunda sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.

Kepala SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid tersebut. Hal itu disampaikannya seusai memimpin upacara bendera di lingkungan SMPN 1 Garut, Senin (7/9/2026) pagi.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras murid, dukungan orang tua, pembinaan guru serta pendampingan sekolah.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada perolehan juara, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh murid SMPN 1 Garut untuk terus berani mengembangkan potensi dan berkarya.

Alfath Daffa Supriatna

Pembinaan dan pendampingan para peserta didik juga mendapat dukungan dari jajaran sekolah, termasuk Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, H. Ita Habibie, S.Pd.I., M.Pd.

Prestasi lainnya juga datang dari bidang seni dan budaya. Dena Nur Aenunnisa, murid kelas 7F SMPN 1 Garut, berhasil meraih Juara Umum Batik 2026 dalam ajang Pemilihan Top Model Nusantara Tingkat Nasional yang berlangsung pada 4–5 September 2026 di Mayasari Plaza.

Capaian tersebut semakin memperlihatkan bahwa potensi murid SMPN 1 Garut tidak hanya berkembang dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga dalam seni, kreativitas, fashion, dan pelestarian budaya Nusantara.

Dena Nur Aenunnisa

Dena merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putri pasangan A. Nana Juhaeri dan Erna Rosmiyati.

Prestasi Dena menjadi kebanggaan tersendiri karena batik bukan sekadar busana, tetapi bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya bangsa yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.

Sementara itu, Alifia Anindya Putri, murid kelas VII-I, turut mengharumkan nama sekolah dengan berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang Pemilihan Top Model Nusantara Tingkat Nasional ini.

Alifia Anindya Putri

Melalui berbagai prestasi tersebut, SMPN 1 Garut terus mendorong para murid untuk berani tampil, berkompetisi, mengembangkan bakat, sekaligus memiliki kepedulian terhadap kebudayaan daerah dan nasional.

“Teruslah berkarya, lestarikan budaya bangsa, dan jadilah generasi kreatif yang membawa batik Nusantara mendunia.” (Jajang Sukmana)