Garut – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Garut. Murid SDIT Persis Tarogong 1, Kecamatan Tarogong Kidul, Edward Hamzi Mulabia, berhasil meraih Juara 1 Cabang Olahraga Pencak Silat Tunggal Putra pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD/MI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDIT Persis Tarogong 1 sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Garut di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kepala SDIT Persis Tarogong 1, Iyus Susanto, M.Pd., yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian anak didiknya.
“Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT. Atas nama keluarga besar SDIT Persis Tarogong Kabupaten Garut, kami menyampaikan rasa bangga, haru, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ananda Edward Hamzi Mulabia yang telah berhasil menjadi Juara 1 dan mengharumkan nama sekolah dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat cabang olahraga Pencak Silat,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler, Rabu (8/7/2026).
Menurut Iyus, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru pembina, pelatih, pengawas, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, serta orang tua Edward yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan penuh sejak masa persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
“Prestasi yang diraih ananda Edward bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi SDIT Persis Tarogong dan Kabupaten Garut. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” katanya.
Iyus berharap prestasi ini menjadi langkah awal bagi Edward untuk terus mengukir prestasi yang lebih tinggi pada tingkat nasional.
“Kami mendoakan semoga ananda Edward senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menghadapi tahapan berikutnya. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jadikan prestasi ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di tingkat nasional. Barakallahufiik, ananda Edward,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)

































