Garut – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Karangpawitan, Kabupaten Garut, menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 Tahun 2026 di GOR PGRI Karangpawitan, Kamis (30/7/2026). Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan.
Konkercab diikuti sebanyak 187 peserta yang terdiri atas pengurus cabang, pengurus ranting, serta perwakilan anggota PGRI se-Kecamatan Karangpawitan.

Ketua PGRI Cabang Karangpawitan, Indra Rakhman, M.Pd., M.G., mengatakan bahwa Konkercab merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan program selama satu tahun terakhir sekaligus merancang agenda organisasi yang lebih baik.
“Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi kinerja kami selama setahun ke belakang. Melalui sidang-sidang komisi, kami akan merumuskan program kerja satu tahun ke depan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan dalam pertemuan ini mampu melahirkan agenda organisasi yang bermanfaat bagi seluruh anggota,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina PGRI Cabang Karangpawitan, Drs. Arief Ganjar Nugraha, memberikan apresiasi atas capaian kepengurusan PGRI Cabang Karangpawitan selama satu tahun terakhir. Menurutnya, berbagai program yang telah dilaksanakan bahkan melampaui ekspektasi.
“Saya merasa bangga. Selama setahun ini kinerja pengurus luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi. Selagi masih muda, teruslah berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan organisasi PGRI terletak pada cabang dan ranting. Menurutnya, ranting merupakan motor penggerak kemajuan organisasi, sehingga sinergi antara cabang dan ranting harus terus diperkuat demi kemajuan PGRI.

Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada PGRI Cabang Karangpawitan karena menjadi cabang pertama yang menyelenggarakan Konferensi Kerja Cabang pada tahun 2026.
“Ini menjadi sebuah prestasi sekaligus contoh bagi cabang-cabang lainnya. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI Cabang Karangpawitan yang mampu menyelenggarakan Konkercab dengan baik,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Encep juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri menghadapi berbagai perubahan di dunia pendidikan. Ia menyinggung pentingnya memahami konsep deep learning atau pembelajaran mendalam yang saat ini menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pendidikan.

Menurutnya, pembelajaran mendalam dibangun melalui tiga elemen utama, yaitu Mindful Learning (pembelajaran yang sadar dan aktif), Meaningful Learning (pembelajaran yang bermakna), serta Joyful Learning (pembelajaran yang menyenangkan). Ketiga unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan keterlibatan peserta didik.
“Melalui Konkercab ini, PGRI Cabang Karangpawitan diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi serta menghasilkan program-program yang mendukung peningkatan profesionalisme guru dan kemajuan pendidikan, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas,” tandasnya. (Jajang Sukmana)


































