PGRI Garut Kota Kian Dikenal, Gaung Kegiatannya hingga Luar Negeri

0
32

lomba memasak mie goreng, menjadi salah satu kegiatan penutup dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 tingkat PGRI Cabang Garut Kota

GARUT – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-32 tingkat PGRI Cabang Garut Kota tahun 2026 semakin semarak dengan digelarnya lomba memasak mie goreng, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung PGRI Cabang Garut Kota, Jalan Jenderal Sudirman No. 1, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, tersebut diikuti 11 ranting dengan menampilkan kreasi masakan, cita rasa, serta nama dan filosofi unik yang mencerminkan kreativitas dan kebersamaan keluarga besar PGRI.

Risman Munajat, S.Pd., M.Pd.

Ketua pelaksana, Risman Munajat, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa lomba ini diikuti oleh 11 ranting. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dalam mengolah mie goreng, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dan keakraban antaranggota PGRI.

Beragam nama unik dan menarik menghiasi kreasi peserta. Ranting 4 mengusung nama Mie Goreng GURILAP, akronim dari Guru Inovatif, Luar Biasa, dan Penuh Pengabdian. Ranting 5 menghadirkan tema Modal Nekat Rasa Memikat, sedangkan Ranting 6 tampil dengan Mie Terbang Gizi Gemilang.

Sementara itu, Ranting 7 mengangkat nama Gempita PGRI, yang bermakna semangat membara, penuh energi, dan kebersamaan keluarga besar PGRI dalam berkarya serta memberikan yang terbaik untuk negeri.

Kreativitas lainnya ditampilkan Ranting 8 melalui Mie Goreng Randa Unyu, dengan cita rasa udang yang nikmat dan diyakini lezat, dipadukan dengan Jus Jeruk Jujur. Nama minuman tersebut mengandung filosofi bahwa janji manis dalam menu harus sesuai dengan rasa sebenarnya, yakni perpaduan asam dan manis tanpa kebohongan maupun pemanis buatan.

Herman Suhardiman, S.Pd., M.Pd.

Adapun Ranting 9 mengusung Mie Rasa, singkatan dari Mie Racikan Cinta, Rasa, Luar Biasa. Sementara Ranting 16 yang berasal dari SMPN 7 Garut menghadirkan Mie Goreng Emak Jedor, kependekan dari Jawara dan Delicious Pedas Rempah.

Nama Emak Jedor memiliki filosofi tersendiri. Kata “Emak” melambangkan ketulusan, kehangatan, dan ketelatenan seorang guru dalam mendidik murid, sebagaimana meracik masakan dengan sepenuh hati. Sementara “Jedor” menggambarkan sensasi kejutan dari rasa gurih, aroma rempah Nusantara yang kuat, serta ledakan pedas segar yang membangkitkan selera.

Peserta lainnya berasal dari Ranting 1, Ranting 2, Ranting 3, dan Ranting 17 (SMPN 8 Garut). Seluruh peserta turut menyemarakkan kegiatan dengan kreativitas dan kekhasan masing-masing.

Wakil Ketua I PGRI Cabang Garut Kota, Herman Suhardiman, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Ketua PGRI Cabang Garut Kota, secara resmi membuka perlombaan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para ketua ranting beserta anggota, yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32.

Menurut Herman, lomba memasak mie goreng ini menjadi salah satu kegiatan penutup dari rangkaian peringatan yang sebelumnya telah dilaksanakan. Ia bersyukur seluruh kegiatan mendapatkan sambutan positif dan dukungan luas sehingga dapat berlangsung dengan baik, sukses, dan lancar.

Bahkan, kemeriahan kegiatan PGRI Cabang Garut Kota mendapat perhatian masyarakat, tidak hanya di tingkat Garut Kota dan Kabupaten Garut, tetapi juga hingga luar negeri, termasuk adanya komentar dari Singapura.

“Alhamdulillah, Garut Kota semakin cemerlang dan semakin terkenal. Mudah-mudahan berbagai kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat bagi kita untuk lebih maju ke depan, sekaligus memupuk rasa kebersamaan, toleransi, dan kekeluargaan di antara seluruh ranting,” ungkapnya.

Ia juga berharap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan keharmonisan di lingkungan organisasi. Ke depan, pihaknya membuka ruang bagi seluruh anggota untuk menyampaikan ide dan gagasan kreatif sebagai bahan terobosan dalam menyelenggarakan kegiatan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Herman turut mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan Gedung PGRI Cabang Garut Kota sebagai rumah bersama dan kebanggaan organisasi.

“Jangan sampai gedung ini sepi dan tidak ada gunanya. Silakan ramaikan dan manfaatkan karena gedung ini milik kita bersama. Apabila ada kegiatan atau keperluan, jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan para pengurus,” ajaknya.

Ia menjelaskan, anggota yang hendak menggunakan ruangan maupun fasilitas gedung diharapkan menyampaikan informasi dan melakukan koordinasi lebih awal agar dapat disesuaikan dengan agenda penggunaan yang sudah terjadwal.

Perlombaan tersebut dinilai oleh dua juri, yakni Koordinator Pengawas (Korwas) Pudin, S.Pd., M.Pd., dan Kepala SDIT Assalam, Ema Halimah, S.Pd., M.Pd. (Jajang Sukmana)