Sapta Lomba PAI SD Tingkat Kecamatan Karangpawitan Alami Peningkatan Peserta

0
115

Garut – Ajang Talenta jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kecamatan Karangpawitan, khususnya Sapta Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI), berlangsung semarak dan sukses. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Karangpawitan ini diikuti oleh 664 peserta dari 60 SD se-Kecamatan Karangpawitan.

Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) dipusatkan di Gedung PGRI Cabang Karangpawitan dan SMP PGRI Karangpawitan pada Rabu (13/5/2026).

Ketua KKG PAI Kecamatan Karangpawitan, Herman Hermawan, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi jumlah peserta maupun kualitas penyelenggaraan.

Ketua KKG PAI Kecamatan Karangpawitan, Herman Hermawan, S.Pd.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi yang baik antara KKG PAI, PGRI, Koordinator Pengawas, dan K3S. Semua pihak memfasilitasi kegiatan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Tahun ini jumlah peserta mencapai 664 orang dari 60 sekolah, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Herman.

Dalam PENTAS PAI tahun ini dipertandingkan delapan cabang lomba, yaitu Cerdas Cermat PAI (LCCP), Lomba Da’i Cilik (LDC), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), Lomba Praktik Salat Berjamaah (LPSB), Lomba Seni Qasidah Rebana (LSQR), dan Lomba Praktik Adzan (LPA).

Menurut Herman, juara pertama dari setiap cabang lomba akan mewakili Kecamatan Karangpawitan pada PENTAS PAI tingkat Kabupaten Garut yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 di Kompleks Al Musaddadiyah Garut.

“Kami berharap para juara dari Karangpawitan mampu menembus tiga besar di tingkat kabupaten. Target ideal kami adalah meraih juara umum sehingga dapat melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Herman menegaskan bahwa para juara tingkat kecamatan tidak boleh cepat merasa puas. Menurutnya, persaingan di tingkat kabupaten akan jauh lebih ketat karena seluruh peserta merupakan juara terbaik dari setiap kecamatan.

“Juara tingkat kecamatan harus terus berlatih, melakukan evaluasi, dan mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat meraih prestasi terbaik di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Dalam proses pembinaan, KKG PAI mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah, guru PAI, K3S, serta PGRI. Pendampingan intensif akan terus dilakukan bagi seluruh peserta yang lolos ke tingkat berikutnya.

Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PGRI Cabang Karangpawitan, Indra Rakhman, M.Pd., M.G., yang mendorong pemanfaatan Gedung PGRI sebagai pusat berbagai kegiatan pendidikan.

“Gedung PGRI adalah rumah bersama bagi para guru. Kami akan terus memanfaatkan fasilitas ini untuk kegiatan pendidikan, sambil melakukan evaluasi dan perbaikan agar penggunaannya semakin optimal,” pungkasnya.

SDN 3 Karangpawitan berhasil meraih prestasi gemilang dengan membukukan empat gelar Juara 1 dan satu Juara 3.

Ajang Talenta dan PENTAS PAI tingkat Kecamatan Karangpawitan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sportivitas, serta karakter religius peserta didik sejak usia dini. Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Kecamatan Karangpawitan optimistis mampu menorehkan prestasi gemilang di tingkat Kabupaten Garut maupun Provinsi Jawa Barat. (Jajang Sukmana)