GARUT, Tarogong Kidul – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut sukses menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) pada Kamis, 27 Dzulqo’dah 1447 H atau 14 Mei 2026 M. Bertempat di Balai Diklat Kependudukan dan KB Garut. Musypimda yang dibuka resmi Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Dr. H. Ahmad Dahlan, ini menjadi momentum strategis untuk konsolidasi agenda dakwah dan penguatan sinergitas organisasi di tingkat daerah. Tema musypimda kali ini adalah “Bersama Membangun Gerakan Keagamaan yang Inklusif, Sustainable dan Berkemajuan.”
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan khidmat yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.
Ketua Panitia, Abdullah Efendi, S.Pd.I, Μ.Ε, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musypimda ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja PDM pasca pelantikan tahun 2023. “Kami mengevaluasi capaian yang ada dan menetapkan program prioritas untuk sisa masa jabatan hingga Musyda 2028 mendatang,” ujarnya.

Dalam Sidang Pleno 2, dipaparkan Laporan Kegiatan PDM Garut periode 2023-2026 yang dipimpin oleh Deden Wahyudin Derajat dan Ahmad Dimyati. Selanjutnya, pada Sidang Pleno 3, forum secara resmi menetapkan Program Strategis Majelis/Lembaga (Unit Pembantu Persyarikatan) untuk memperjelas arah gerak organisasi yang dipimpin oleh Drs. H. Nanang Sopyan Hambali dan Drs. H. Subhan Fauzi.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah sosialisasi SatuMU dan Bank Danamon Syariah pada sesi siang hari. SatuMU merupakan platform digital terpadu yang akan mengintegrasikan data keanggotaan, iuran, hingga layanan organisasi melalui sistem verifikasi biometrik yang aman.
Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, menegaskan bahwa Satu Data Muhammadiyah adalah target utama modernisasi organisasi. Tim verifikator PDM, di antaranya Deden Wahyudin, Abdullah Efendi, Yanyan Hermawan, Jamal Mukhsin Alamsyah, juga Reksi Pawwaz M, akan mengawal implementasi teknologi ini agar layanan kepada warga Muhammadiyah semakin profesional, efektif, dan akurat.

Sesuai dengan instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Musypimda melalui Sidang Pleno 4 menetapkan Ketua PD Aisyiyah Garut, Dra. Hj. Eti Nurul Hayati, M.Si, sebagai anggota pleno PDM Garut secara ex-officio. Selain itu, dilakukan pula penetapan Pembina Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) untuk memperkuat koordinasi wilayah.
Menjelang akhir persidangan pada Sidang Pleno 7, forum membahas penjaringan calon tuan rumah Musyda ke-15. Berdasarkan hasil musyawarah, PCM Pameungpeuk resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyda Muhammadiyah Garut ke-15 yang direncanakan pada tahun 2028, sedangkan lokasi lain seperti Cilawu, Kadungora Barat, dan Cibiuk, diusulkan sebagai alternatif.
Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Dr. H. Ahmad Dahlan, dalam sambutannya berharap Muhammadiyah Garut terus menjadi ujung tombak gerakan di Jawa Barat melalui aksi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Menutup rangkaian acara pada pukul 17.00 WIB, Dr. Agus Rahmat Nugraha berpesan agar seluruh kader tetap istiqomah. “Kita bangun gerakan yang inklusif dan sustainable. Agama Islam harus menjadi penggerak transformasi yang membawa kemaslahatan bagi sesama sesuai cita-cita Risalah Islam Berkemajuan,” pungkasnya. (*)



































