Jum’at, 19 Juni 2026 – SDN 4 Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, mengemas kegiatan pelepasan murid kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 dengan konsep yang berbeda. Selama dua hari satu malam, Jumat-Sabtu (19–20/6/2026), para siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran karakter, kemandirian, serta penguatan ikatan emosional antara anak dan orang tua.
Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta dan pembukaan yang diawali doa bersama. Selanjutnya, siswa mengikuti berbagai sesi penguatan karakter melalui ice breaking bertema “Menjadi Remaja yang Berkarakter”, dilanjutkan dengan materi tentang nilai-nilai karakter, refleksi diri, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki siang hingga sore hari, peserta memperoleh pembekalan “Menjadi Remaja Hebat” yang mengulas pentingnya membangun pergaulan positif, menghadapi kegagalan sebagai proses belajar, serta memanfaatkan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan ibadah berjamaah, penayangan film edukatif, dan aktivitas kebersamaan yang mempererat persaudaraan antarsiswa.
Pada malam hari, suasana semakin hangat melalui kegiatan inner healing, api unggun, hingga sesi bertajuk “Menjelajah Negeri Kapuk”, sebuah konsep istirahat malam yang dikemas sebagai pengalaman membangun kebersamaan, rasa aman, dan kemandirian peserta didik.
Hari kedua dimulai dengan shalat tahajud, shalat subuh berjamaah, tadarus, olahraga pagi, serta gladi resik menjelang acara puncak pelepasan. Orang tua kemudian hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan bersama putra-putri mereka.

Acara puncak diawali dengan penayangan video perjalanan siswa kelas VI selama menempuh pendidikan di SDN 4 Pataruman. Suasana haru semakin terasa ketika memasuki sesi pertemuan anak dan orang tua yang diisi dengan pengalungan medali, pemotongan tumpeng, serta momen heart to heart yang menghadirkan ungkapan kasih sayang, rasa syukur, dan harapan bagi masa depan anak-anak.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama sambil menyaksikan video masa kecil dan cita-cita para siswa, disertai doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan semangat, kepercayaan diri, dan karakter yang kuat.
Salah satu kegiatan unggulan dalam pelepasan tahun ini adalah penguatan fungsi keluarga melalui tiga aktivitas utama, yakni menulis surat untuk orang tua yang berisi ucapan terima kasih, permohonan maaf, dan harapan masa depan, penyerahan tanda kasih sebagai simbol penghormatan kepada orang tua, serta momen pelukan dan doa yang menjadi penguat langkah anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Kepala SDN 4 Pataruman, Ariana, S.Pd., mengatakan bahwa konsep pelepasan ini dirancang sebagai bagian dari proses pendidikan yang utuh, bukan sekadar seremoni kelulusan.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini mereka belajar mandiri, bertanggung jawab, disiplin, bekerja sama, sekaligus semakin menghargai peran orang tua dan guru dalam perjalanan pendidikannya. Kami berharap kenangan positif ini menjadi bekal untuk melangkah ke jenjang berikutnya dengan karakter yang lebih kuat,” ujarnya.
Melalui konsep tersebut, Ariana berharap kegiatan pelepasan menjadi media untuk menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan antarsiswa.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan peran keluarga dalam pendidikan serta menjadi bentuk penyempurnaan proses pembinaan karakter yang telah ditanamkan selama enam tahun masa belajar di sekolah,” pungkas Ariana. (Jajang Sukmana)




































