Tanpa Panggung, Pelepasan Murid Kelas VI SDN 3 Pakuwon Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

0
30

Garut, 22 Juni 2026 – Sebanyak 51 murid Kelas VI SDN 3 Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, mengikuti kegiatan Gelar Budaya Khatulistiwa dan Pelepasan Murid Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung sederhana namun sarat makna di ruang kelas multifungsi SDN 3 Pakuwon, Jalan Mawar No. 16, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Senin (22/6/2026).

Mengusung tema “Mengukir Kenangan Indah, Melangkah Pasti Menuju Gerbang Kesuksesan”, kegiatan pelepasan digelar tanpa panggung megah. Ruang acara hanya beralaskan karpet hijau yang dihiasi deretan bunga plastik, balon, dan banner sederhana hasil swadaya orang tua murid. Sementara itu, perangkat sound system yang digunakan merupakan bantuan dari Komite Sekolah.

Nuansa budaya Sunda begitu terasa sejak awal kegiatan. Acara diawali dengan upacara adat Sunda di lapangan sekolah yang menampilkan tari penyambutan serta kehadiran lengser dari sanggar seni milik SDN 3 Pakuwon. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang terus dilestarikan di lingkungan sekolah.

Usai prosesi adat, para murid memasuki ruang kelas multifungsi untuk mengikuti sungkeman kepada orang tua. Diiringi alunan kawih Sunda “Ayun Ambing”, suasana haru menyelimuti ruangan. Air mata kebahagiaan dan rasa syukur tampak mengalir ketika para siswa memohon doa restu kepada orang tua mereka setelah menempuh pendidikan selama enam tahun.

Prosesi sungkeman berlangsung khidmat dan penuh makna. Para orang tua yang hadir tampak larut dalam suasana, sementara kehangatan dan rasa kekeluargaan begitu terasa sepanjang rangkaian acara.

Kepala SDN 3 Pakuwon, Hartinah, S.Pd., bersama guru PJOK memimpin jalannya prosesi. Setelah sungkeman, para siswa menerima medali kelulusan yang dikalungkan langsung oleh kepala sekolah didampingi guru kelas I hingga kelas VI serta Ketua Komite Sekolah sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dasar.

Dalam sambutannya, Hartinah menyampaikan rasa bangga dan harunya kepada seluruh lulusan. Ia mengingatkan bahwa enam tahun lalu para orang tua menitipkan putra-putrinya kepada sekolah untuk dibimbing, dididik, dan dibentuk karakternya.

“Tak terasa enam tahun telah berlalu. Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami. Semoga anak-anak menjadi generasi yang berakhlak mulia, sukses, dan mampu meraih cita-citanya di masa depan,” ujarnya.

Perwakilan orang tua murid turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi, mendidik, serta membimbing anak-anak mereka selama menempuh pendidikan di SDN 3 Pakuwon.

Menjelang akhir acara, dilakukan prosesi penyerahan kembali murid dari pihak sekolah kepada orang tua melalui Ketua Komite Sekolah sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan siswa di jenjang sekolah dasar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan balon ke udara yang dilakukan secara simbolis oleh kepala sekolah dan para guru, didampingi seluruh siswa kelas VI. Momen tersebut berlangsung penuh haru dan disaksikan oleh orang tua, tamu undangan, serta seluruh peserta yang hadir. Balon-balon yang terbang membubung ke langit menjadi simbol harapan, doa, dan cita-cita para lulusan yang siap melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Meski berlangsung tanpa kemewahan dan panggung megah, pelepasan murid SDN 3 Pakuwon justru menghadirkan suasana yang hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kesederhanaan yang dibalut nilai budaya, penghormatan kepada orang tua, serta kebersamaan seluruh warga sekolah menjadikan kegiatan tersebut sebagai kenangan indah yang akan selalu membekas di hati para lulusan. (Jajang Sukmana)