PMR Madya SMPN 1 Garut Raih Juara Umum YCC GEAR 8 Tahun 2026

0
50

GARUT, Senin (28/9/2026)— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 1 Garut. Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMPN 1 Garut berhasil meraih Juara Umum Youth Centre Competition Gerakan Anak PMR 8 (YCC GEAR 8) Tahun 2026 Tingkat Madya yang diselenggarakan PMI Kabupaten Garut dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI).

Kompetisi tersebut berlangsung di Gedung PMI Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada tanggal 20 dan 27 September 2026. Ajang ini diikuti PMR Madya dan Wira dari berbagai sekolah di Kabupaten Garut.

Keberhasilan PMR Madya SMPN 1 Garut terbilang istimewa. Tidak hanya membawa pulang predikat juara umum, kontingen SMPN 1 Garut memborong 11 prestasi dari berbagai kategori yang diperlombakan.

Prestasi tersebut meliputi Juara 1 Pertolongan Pertama Putra, Juara 1 Pertolongan Pertama Putri, Juara 1 Perawatan Keluarga Putri, Juara 1 Tandu Darurat Putra, Juara 1 Paduan Suara, Juara 1 Video Edukasi, serta Juara Kostum dan Pawai Jalan Sehat.

Kepala SMP Negeri 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd.

Selain itu, PMR Madya SMPN 1 Garut meraih Juara 2 Perawatan Keluarga Putra, Juara 2 Senam Cuci Tangan, dan Juara Harapan 2 Promosi Kesehatan. Rangkaian capaian tersebut mengantarkan SMPN 1 Garut sebagai Juara Umum YCC GEAR 8 Tingkat Madya Tahun 2026.

Kepala SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., mengapresiasi perjuangan para siswa, pembimbing, pelatih, orang tua, dan Komite SMPN 1 Garut yang telah memberikan dukungan penuh.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh keluarga besar sekolah. Latihan yang sungguh-sungguh, dukungan orang tua, serta pembinaan yang konsisten menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, terutama dari Komite SMPN 1 Garut dan orang tua siswa. Kami juga memberikan apresiasi kepada pembimbing dan pelatih PMR yang telah membimbing anak-anak dengan sungguh-sungguh. Prestasi ini tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama kolektif,” ungkap Yusup.

Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan PMR SMPN 1 Garut. Untuk pertama kalinya, kontingen sekolah mampu meraih juara umum sekaligus memborong 11 prestasi dalam satu ajang.

“Bisa dikatakan ini merupakan masa keemasan PMR SMPN 1 Garut. Karena baru sekarang kami meraih juara umum dengan 11 prestasi. Ke depan, kami berharap pembimbing, pelatih, dan anak-anak dapat mempertahankan prestasi ini. Kekurangan yang masih ada menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Pembimbing Ekstrakurikuler PMR SMPN 1 Garut, Lilis Herlina, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan keberhasilan tersebut menjadi buah dari kerja keras para siswa meskipun persiapan menghadapi kompetisi relatif singkat.

Menurut Lilis, para siswa hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk melakukan persiapan secara intensif. Namun, keterbatasan waktu tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk berlatih dan memberikan kemampuan terbaik.

“Alhamdulillah, anak-anak berlatih dengan sungguh-sungguh. Persiapannya hanya satu minggu, tetapi hasil kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil dan juara umum kembali diraih SMPN 1 Garut,” tuturnya.

Perjuangan para siswa juga diwarnai momen haru. Lilis menceritakan, selepas kegiatan, sejumlah siswa tetap bersemangat meski harus menerobos hujan deras. Kebahagiaan atas hasil perjuangan mereka seolah mengalahkan rasa lelah setelah mengikuti berbagai rangkaian lomba.

Dalam proses persiapan, berbagai evaluasi juga dilakukan. Salah satunya pada kategori Video Edukasi. Konsep awal video yang mengangkat persoalan sampah kemudian dievaluasi dan diarahkan menjadi video bertema perundungan (bullying). Para siswa mampu menerima perubahan tersebut dan menjalankannya dengan baik hingga akhirnya berhasil meraih Juara 1.

Dukungan terhadap keberhasilan PMR SMPN 1 Garut juga disampaikan Anggota Komite SMPN 1 Garut, Mukti Arif, S.E. Ia mengaku bangga melihat berbagai prestasi yang terus ditorehkan SMPN 1 Garut, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Arif menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru pembina, pelatih, siswa, serta seluruh pihak yang terus mendukung berbagai program pengembangan sekolah.

“Sebagai komite, kami sangat mendukung program-program yang dilakukan kepala sekolah. Berbagai program tersebut pada dasarnya untuk memberikan kenyamanan dan kemajuan bagi seluruh keluarga besar SMPN 1 Garut, terutama siswa dan guru,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi. Menurutnya, prestasi yang diraih SMPN 1 Garut merupakan kebanggaan bersama yang lahir dari kerja sama seluruh unsur sekolah.

Keberhasilan PMR Madya SMPN 1 Garut di YCC GEAR 8 Tahun 2026 sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi ruang penting bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, kepedulian sosial, kerja sama, keberanian, dan semangat kemanusiaan.

Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada raihan piala, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa agar semakin tangguh, peduli, dan siap mengabdikan diri bagi sesama.

“Bersama, kita wujudkan PMR yang tangguh, peduli, dan siap mengabdi untuk kemanusiaan.” (Jajang Sukmana)