GARUT — PGRI Kabupaten Garut terus mendorong para guru agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi pembelajaran. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Media Pembelajaran Digital Berbasis Microsite, yang digelar di Aula Paripurna PGRI Kabupaten Garut, Jalan Pasundan, Kecamatan Garut Kota, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Sekretaris PGRI Kabupaten Garut, Ade Fathurohim, S.Pd., M.Pd., bersama penanggung jawab lomba Dr. Fenti Inayati, M.Ag., serta tim mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut.
Ade mengatakan, Bimtek tersebut merupakan tahapan pembekalan terakhir sebelum peserta mengikuti perlombaan. Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring agar dapat menjangkau anggota PGRI dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut.

Menurutnya, tingginya animo peserta menjadi gambaran bahwa para guru memiliki kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Animo dari anggota PGRI se-Kabupaten Garut sangat besar. Ini menandakan bahwa anggota PGRI akan selalu update dalam menghadapi perkembangan zaman,” kata Ade.
Ia menjelaskan, Bimtek Microsite merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 PGRI sekaligus HGN ke-32 Tahun 2026.
Secara umum, rangkaian kegiatan tersebut dikemas dalam dua bidang besar, yakni pembelajaran dan olahraga. Pada bidang pembelajaran, PGRI Garut menyiapkan sejumlah kompetisi yang melibatkan guru maupun peserta didik.
Selain lomba Media Pembelajaran Digital Berbasis Microsite, terdapat pula Smart Teacher Competition (STC) yang diperuntukkan bagi guru atau anggota PGRI. Materi dan mekanisme lomba telah disiapkan panitia dan disampaikan kepada jajaran PGRI cabang.
“STC ini khusus untuk guru atau anggota PGRI. Materinya sudah kami kemas sedemikian rupa dan sudah kami sampaikan kepada cabang-cabang melalui grup WhatsApp ketua,” ujarnya.
Sementara bagi peserta didik, sejumlah kegiatan juga disiapkan, di antaranya
lomba mewarnai tingkat PAUD dan lomba menggambar bagi SD. PGRI Garut juga membuka ruang kreativitas melalui lomba menulis artikel bagi para guru.
Ade mengajak seluruh anggota PGRI untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tersebut. Menurutnya, rangkaian kegiatan bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas, kebersamaan, serta silaturahmi keluarga besar PGRI..
Untuk bidang olahraga, PGRI Garut menyiapkan senam kebugaran PGRI. Kegiatan tersebut tidak dikemas sebagai perlombaan, melainkan sebagai kegiatan bersama dan diseminasi kebugaran bagi anggota PGRI.
“Kalau bidang olahraga, senam kebugaran PGRI tidak diperlombakan, tetapi didiseminasikan. Kami juga mempersiapkan diri apabila ada undangan dari tingkat provinsi,” katanya.
Menurut Ade, kegiatan senam kebugaran tersebut berpotensi melibatkan anggota PGRI dalam jumlah besar. Bahkan, terdapat rencana di tingkat provinsi untuk menggelar kegiatan dengan peserta sebanyak-banyaknya sebagai bagian dari upaya pemecahan rekor MURI.
Rangkaian kegiatan tingkat Kabupaten Garut selanjutnya akan mengarah pada jalan sehat yang dijadwalkan Sabtu, 14 November 2026. Kegiatan tersebut akan menjadi salah satu momentum kebersamaan keluarga besar PGRI Garut dan direncanakan menyediakan berbagai hadiah, termasuk grand prize berupa satu tiket umrah.
“Silakan ikuti seluruh perlombaan. Ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 tingkat Kabupaten Garut,” ajaknya.
Ade menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan benar-benar menjadi kegiatan yang lahir dari anggota dan kembali untuk kepentingan anggota PGRI. “Semoga kegiatan ini menjadi kegiatan dari kita, oleh kita, untuk kita,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)




































