SDIT Atikah Musaddad Perkuat Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam

0
84

GARUT — SDIT Atikah Musaddad Garut menggelar pelatihan bagi guru dengan tema “Penguatan Kompetensi Guru dalam Strategi Pembelajaran Mendalam”, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di ruang kelas multifungsi SDIT Atikah Musaddad, Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru agar mampu merancang serta melaksanakan proses pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.

Narasumber utama dalam kegiatan tersebut adalah Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Garut Kota, Pudin, S.Pd., M.Pd. Dalam pemaparannya, Pudin menyampaikan materi mengenai “Strategi Pembelajaran dan Pembelajaran Mendalam”.

Ia mengajak para guru untuk memahami bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga perlu mendorong peserta didik untuk memahami konsep secara lebih mendalam, berpikir kritis, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, serta mampu menerapkannya dalam berbagai situasi.

Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan memperoleh penguatan dalam memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Kepala SDIT Atikah Musaddad Garut, Suwarso, S.Ag., M.Pd., mengatakan kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi para guru.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah. Guru yang terus belajar dan mengembangkan kemampuan akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran.

“Peningkatan kompetensi guru tentunya akan berdampak kepada semua, baik terhadap kualitas pembelajaran maupun perkembangan sekolah secara keseluruhan,” ujar Suwarso.

Ia menambahkan, pengembangan kompetensi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan profesionalisme guru. Dengan kompetensi yang semakin baik, guru diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih optimal kepada peserta didik.

“Harapannya, guru semakin kompeten, profesional, dan mampu memberikan pembelajaran yang terbaik. Pada akhirnya, peningkatan kompetensi ini akan memberikan dampak yang lebih luas bagi guru, peserta didik, dan sekolah,” katanya.

Suwarso berharap kegiatan pengembangan profesional seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, guru SDIT Atikah Musaddad tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran mendalam dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dengan para guru mengikuti materi dan berdiskusi bersama narasumber. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret SDIT Atikah Musaddad dalam membangun budaya belajar bagi guru sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. (Jajang Sukmana)