GARUT – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa sekolah dasar di Kabupaten Garut. Syakilla Fathinna Ramadhani, siswi kelas III SDN 5 Paminggir Garut Kota, berhasil meraih Juara 1 cabang Menyanyi Solo pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Mini SMA Al-Musaddadiyah, Kamis (21/5/2026). Dengan capaian tersebut, Syakilla dipastikan akan mewakili Kabupaten Garut pada FLS3N tingkat Provinsi Jawa Barat.
Syakilla lahir di Garut pada 8 Juni 2017. Putri pasangan Samiaji Asmara, S.E. dan Ira Puspitasari, S.Pd. ini dikenal memiliki bakat dan minat besar di bidang tarik suara sejak usia dini. Dukungan penuh dari keluarga, terutama sang ibu yang merupakan guru di SDN 5 Paminggir, menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan bakatnya.

Sebelum meraih prestasi tahun ini, Syakilla telah mengikuti berbagai kompetisi menyanyi, di antaranya lomba vokal tingkat SD di Dino Land Garut serta lomba menyanyi solo kategori usia 7–12 tahun di Ciplaz Garut. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan vokal sekaligus rasa percaya dirinya saat tampil di atas panggung.
Perjalanan prestasi Syakilla juga menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Pada tahun 2025, ia meraih Juara Harapan 3 FLS3N Menyanyi Solo tingkat Kecamatan Garut Kota. Setahun kemudian, Syakilla berhasil meningkatkan prestasinya dengan menjadi Juara 1 FLS3N Menyanyi Solo Tahun 2026 tingkat Kecamatan Garut Kota hingga akhirnya keluar sebagai juara tingkat kabupaten.

Kepala SDN 5 Paminggir, Siti Rohamah, S.Pd., M.M., mengaku bangga dan terharu atas pencapaian siswinya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Syakilla merupakan hasil dari kerja keras, latihan, dan semangat luar biasa yang dimiliki anak didiknya itu.
“Tidak menyangka anak yang masih kelas III bisa sampai mewakili Garut ke tingkat provinsi. Alhamdulillah, walaupun dimulai dari tahun kemarin hanya meraih Harapan 3 tingkat kecamatan, sekarang sudah bisa menjadi Juara 1 dan mewakili Garut,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjuangan Syakilla menuju juara tidaklah mudah. Menjelang perlombaan, kondisi kesehatannya sempat menurun dan mengalami flu. Namun, semangat serta antusiasmenya untuk mengikuti lomba membuat Syakilla tetap berlatih dengan sungguh-sungguh.
“Tidak ada hasil yang memuaskan tanpa kerja keras. Kemarin suaranya sempat kurang baik, latihan terus sampai tadi pagi masih flu, tetapi karena sangat antusias mengikuti kegiatan ini, Alhamdulillah diberi kesehatan dan akhirnya berhasil,” tambahnya.

Prestasi yang diraih Syakilla diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di berbagai bidang, khususnya seni dan budaya. (Jajang Sukmana)




































