428 Kepala Sekolah SMP Se-Garut Ikuti Raker, Bahas SPMB hingga Peningkatan Mutu Pendidikan

0
36

GARUT – Sebanyak 428 kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Garut mengikuti Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Kampus Institut Pendidikan Indonesia Garut, tepatnya di Aula Rektorat Lantai II, Jalan Terusan Pahlawan No. 32, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Dinas Pendidikan, mulai dari kepala bidang, para kepala seksi (Kasi), Ketua MKPS beserta pengurus, serta unsur terkait lainnya.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Garut, Teguh Iman Pribadi, menyampaikan bahwa kegiatan Raker ini memiliki peran strategis dalam menyamakan persepsi antar kepala sekolah, khususnya dalam menghadapi berbagai program dan kebijakan pendidikan ke depan.

“Alhamdulillah tingkat kehadiran sangat tinggi, untuk sekolah negeri mencapai sekitar 95 persen, dan swasta sekitar 72 persen. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar berbagai kegiatan dan lomba tingkat SMP tahun 2026, yang melibatkan kolaborasi dengan pengawas dan koordinator wilayah. Salah satunya adalah Lomba Cepat Tepat (LCT) yang akan dimulai dari tingkat rayon hingga kabupaten. Selain itu, akan diperkenalkan lomba life skill sebagai kategori baru yang berkolaborasi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab).

Tak hanya itu, Raker juga membahas secara mendalam terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang pada tahun ini mengalami sejumlah perubahan regulasi, termasuk penguatan perencanaan daya tampung sekolah. Sekolah didorong untuk lebih optimal dalam mempersiapkan sarana dan prasarana, termasuk penambahan ruang kelas baru guna menunjang layanan pendidikan yang lebih merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, menegaskan bahwa Raker ini menjadi forum penting untuk menyampaikan berbagai informasi strategis kepada para kepala sekolah.

“Berbagai hal dibahas dalam Raker ini, mulai dari SPMB, pengelolaan dana BOS, hingga program-program pemerintah yang harus dilaksanakan di satuan pendidikan. Harapannya, kepala sekolah dapat memahami, mengerti, dan mengimplementasikan kebijakan tersebut secara optimal,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, keberadaan kepala sekolah definitif memiliki peran besar dibandingkan pelaksana tugas (PLT), terutama dalam menjaga konsistensi dan fokus pengelolaan sekolah.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penguatan literasi dan numerasi sejak tahap awal pembelajaran. “Kemampuan membaca sebagai dasar literasi harus benar-benar kuat sejak awal. Jika membaca permulaan tidak optimal, maka akan berdampak pada pemahaman siswa di tahap berikutnya,” tambahnya.

Melalui Raker ini, diharapkan seluruh kepala sekolah SMP di Kabupaten Garut dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta mampu mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. (Jajang Sukmana)