SDN 4 Regol Garut Kota Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Jalan Sehat dan Karnaval Kreatif

0
137

GARUT – Suasana meriah mewarnai lingkungan SDN 4 Regol, Jl. Bratayudha No. 55, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). Sekolah ini menggelar puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia melalui kegiatan jalan sehat dan karnaval yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, kegiatan ini diikuti ratusan peserta, mulai dari siswa, guru, kepala sekolah, hingga orang tua siswa. Jalan sehat dimulai dari halaman sekolah, melintasi ruas jalan utama, kemudian kembali ke sekolah sebagai titik akhir. Sepanjang rute, para peserta terlihat antusias, sementara warga sekitar ikut menyaksikan dan memberi semangat.

Tak hanya jalan sehat, karnaval yang digelar menjadi daya tarik tersendiri. Para siswa tampil mengenakan beragam kostum kreatif bernuansa merah putih, pakaian adat, hingga busana profesi. Guru dan orang tua pun tak ketinggalan ikut memeriahkan acara dengan atribut unik yang menambah semarak suasana.

Setibanya kembali di sekolah, acara dilanjutkan dengan lomba kostum karnaval, pentas seni, dan pengundian hadiah di halaman sekolah. Penampilan siswa, guru, dan orang tua menunjukkan kekompakan keluarga besar SDN 4 Regol. Lagu perjuangan, tarian tradisional, dan berbagai atraksi kreativitas anak-anak membuat perayaan semakin hidup.

Kepala SDN 4 Regol Garut Kota, Imas Tiska Risnayati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh para guru dan orang tua. “Terima kasih kepada seluruh orang tua dan guru atas partisipasinya dalam memeriahkan HUT RI ke-80 di sekolah kami. Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terpelihara, menjadi teladan bagi anak-anak dalam menghargai perjuangan bangsa,” ujarnya.

Acara ini menjadi puncak rangkaian peringatan kemerdekaan di SDN 4 Regol. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan sekolah dengan masyarakat serta menumbuhkan jiwa nasionalisme sejak dini. ***Jajang Sukmana