Kwarcab Garut Gelar TOT dan Donor Darah, Tegaskan Pramuka Garda Pengabdian Masyarakat

0
22
Kwarcab Garut Gelar TOT untuk 88 pelatih, dan aksi donor darah Pramuka Peduli di SMK 2 Pasundan, Sabtu (6/6/2026). Foto: Hendra YG.

GARUT — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut menggelar Training of Trainers (TOT) dan aksi donor darah, Sabtu (6/6/2026).

Ketua Kwarcab Garut Ade Hendarsyah memimpin langsung rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kwarcab Garut dan Aula SMK 2 Pasundan Garut.

Kegiatan ini diinisiasi Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) bersama Bidang Pengabdian Masyarakat, Penanggulangan Bencana, dan Lingkungan Hidup (Abdimasgana-LH).

Tujuannya memperkuat kapasitas pelatih sekaligus mendorong aksi nyata kepedulian sosial lewat program Pramuka Peduli.

Sebanyak 88 pelatih dari berbagai unsur kepramukaan di Garut mengikuti TOT yang digelar Pusdiklatcab.

Ade Hendarsyah menegaskan pelatih memegang peran penting dalam membina peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi dan keterampilan pelatih harus dilakukan berkelanjutan.

“Lewat TOT ini kami ingin memastikan para pelatih mampu mencetak anggota Pramuka yang berkarakter kuat, berdaya saing, dan sesuai amanat UU Nomor 12 Tahun 2010,” kata Ade.

Di hari yang sama, Bidang Abdimasgana-LH menggelar donor darah dan penyerahan penghargaan Karya Bakti Lebaran (KBL).

Aksi donor darah berhasil menghimpun hampir 20 kantong darah. Penghargaan KBL diberikan kepada perwakilan 15 kwartir ranting Garut Tengah yang aktif membantu kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 H.

“Pramuka bukan hanya organisasi pendidikan nonformal, tetapi ruh kehidupan bermasyarakat yang harus terus dijaga. Kehadiran kita mesti dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Ade.

Wakil Ketua Bidang Abdimasgana-LH, Soni Permana Furqon, menyebut program Pramuka Peduli akan diperluas hingga Garut selatan dan utara. Pada triwulan kedua, kegiatan meliputi sosialisasi, penyerahan piagam KBL, dan donor darah.

“Pramuka harus hadir sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Program pengabdian harus terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata,” ujar Soni.

Seluruh kegiatan sejalan dengan visi Kwarcab Garut: Gerakan Pramuka yang HEBAT, yakni Humanis, Edukatif, Berkarakter, Aktif, dan Tangguh, berlandaskan nilai Panca Waluya Ngajati Diri. (Hendra YG)