Perkajusa SMPN 1 Garut 2026, Bangun Kebersamaan dan Latih Kemandirian Pramuka Penggalang

0
134

Garut — SMP Negeri 1 Garut menggelar Perkemahan Kamis-Jumat-Sabtu (Perkajusa) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 27–29 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Bela Negara (Graha Patriot): Jl. Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler. Kegiatan tersebut merupakan Perkemahan Pangkalan SMP Negeri 1 Garut, Gugus Depan 01-021 dan 01-022.

Mengusung tema “Membangun Kebersamaan, Melatih Kemandirian” dengan motto “Satriaku Darmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan perkemahan ini diikuti sekitar 500 peserta dari kelas VII serta perwakilan murid terpilih kelas VIII dan IX yang turut berperan sebagai pendamping kegiatan.

Upacara pembukaan Perkajusa berlangsung khidmat dan penuh semangat. Bertindak sebagai pembina upacara, anggota Komite SMPN 1 Garut, Mukti Arif, S.E., mewakili Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd.

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada dua orang perwakilan peserta. Selanjutnya, dilakukan pelepasan balon ke udara sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Perkajusa SMPN 1 Garut Tahun 2026.

Dalam arahannya, Mukti Arif mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan perkemahan sebagai sarana pembentukan karakter, melatih kemandirian, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Ia secara khusus mengingatkan peserta tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka, terutama Dasa Darma ke-10, yakni “Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.”

“Selama kegiatan hingga hari Sabtu nanti, adik-adik belajar tentang karakter dan kemandirian. Jagalah kesehatan, saling menolong sesama teman, serta tunjukkan karakter yang baik. Nilai-nilai itulah yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Mukti Arif juga berbagi pengalamannya selama aktif dalam kegiatan kepramukaan sejak duduk di bangku sekolah. Menurutnya, Pramuka memberikan banyak pengalaman berharga karena di dalamnya terdapat berbagai proses pembelajaran, mulai dari kebersamaan, kedisiplinan, suka dan duka hingga kegembiraan.

Ia pun menyampaikan kebanggaannya terhadap sejumlah murid SMPN 1 Garut yang telah mengukir prestasi di bidang kepramukaan. Salah satunya, empat anggota Pramuka SMPN 1 Garut, terdiri dari dua putra dan dua putri, yang berhasil mengikuti kegiatan Jambore Nasional. Mereka juga memperoleh penghargaan sebagai Pramuka terbaik dan Penggalang terbaik pada peringatan Hari Pramuka di Alun-alun Garut.

“Pengalaman dalam Pramuka sangat berharga. Di dalam Pramuka ada suka, duka, semangat, kegembiraan dan kebersamaan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi adik-adik semua,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mukti Arif juga menumbuhkan rasa bangga kepada para peserta yang kini menjadi bagian dari SMPN 1 Garut. Ia mengingatkan agar kebanggaan tersebut diwujudkan melalui semangat belajar, menjaga kesehatan, memiliki mental yang kuat, serta mengikuti seluruh kegiatan dengan penuh tanggung jawab.

“Adik-adik adalah anak-anak terpilih yang berhasil menjadi bagian dari SMPN 1 Garut. Karena itu harus bangga, semangat, rajin belajar, sehat dan kuat. Jika ada yang merasa kurang sehat atau mengalami sesuatu selama kegiatan, jangan diam. Segera berkoordinasi dengan kakak kelas, pembina, atau bapak dan ibu guru yang bertugas,” pesannya. (Jajang Sukmana)