Teraskandaga – Meski berada di lingkungan yang terbatas, pelaksanaan upacara bendera Senin, 28 Juli 2025 di kompleks SDN 3 dan 4 Muarasanding, Kecamatan Garut Kota berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Kali ini, giliran SDN 4 Muarasanding yang menjadi petugas upacara dengan Pembina Upacara Luli Lutia, S.Pd., guru kelas II.
Upacara diikuti oleh seluruh siswa dan guru dari kedua sekolah yang berbagi lahan tersebut. Menariknya, janji siswa yang biasanya dibacakan oleh siswa perwakilan masing-masing sekolah, kali ini dibacakan oleh siswa dari SDN 4 dan berlaku bagi seluruh peserta upacara dari SDN 3 dan SDN 4.
Dalam amanatnya, Luli menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. “Anak-anak, jika kalian melihat sampah di sekitar lingkungan sekolah, tolong diambil dan masukkan ke tempat sampah. Sekolah yang bersih akan membuat kita sehat dan nyaman belajar,” ucapnya penuh semangat.
Usai upacara, seluruh siswa dari kedua sekolah melakukan kegiatan senam bersama bertajuk Senam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang dipandu oleh guru olahraga SDN 4. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat hidup sehat dan kebersamaan antar siswa.
Tak hanya itu, siswa kelas V SDN 4 juga mengikuti kegiatan penguatan keagamaan di dalam kelas. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pencatatan dan pengabsenan pelaksanaan salat subuh sebagai bagian dari pembentukan karakter religius siswa.
Kepala SDN 4 Muarasanding, Lenawati, menegaskan bahwa seluruh kebiasaan positif ini sejalan dengan visi sekolah: “Mewujudkan peserta didik yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan kolaboratif dengan mengutamakan nilai keimanan dan ketakwaan.”
Kegiatan upacara dan rangkaian aktivitas yang menyertainya menjadi bukti nyata komitmen SDN 4 Muarasanding dalam mendidik siswa tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia. ***Jajang Sukmana




































