GARUT – Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMP se-Kabupaten Garut tahun 2025 digelar dengan dasar hasil Asesmen Nasional (AN) yang menunjukkan rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa, baik dalam kemampuan membaca pemahaman maupun matematika. Melalui LCC ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut berharap dapat menghadirkan solusi sekaligus mendorong bakat dan minat siswa.
Koordinator pelaksana LCC Rayon 7, Uban Sahban, S.Pd., menegaskan bahwa tujuan utama LCC bukan sekadar kompetisi, tetapi juga upaya meningkatkan kompetensi anak, baik dalam ilmu pengetahuan maupun sikap sportivitas. “Selain menambah wawasan, kegiatan ini melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, dan mengasah kemampuan akademik siswa khususnya pada mata pelajaran yang ada di sekolah,” ujarnya.
Persiapan LCC Rayon 7 yang akan dilaksanakan di SMPN 1 Bungbulang pada Selasa (30/9/2025) disebut sudah matang 100 persen. Tercatat sebanyak 33 regu dari sekolah-sekolah di wilayah Rayon 7 mendaftar dan siap mengikuti babak penyisihan.
Tahapan lomba dimulai pukul 07.30 WIB dengan pembukaan resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut secara daring. Pada babak penyisihan, setiap regu diberi waktu 45 menit untuk mengisi data asal sekolah dan menjawab soal melalui Google Form serentak dari masing-masing sekolah. Dari hasil penilaian, akan dipilih 9 regu terbaik untuk melaju ke babak semifinal dan final yang juga digelar secara daring.
Dalam babak semifinal dan final, peserta harus menjawab: Pertanyaan wajib sebanyak 5 soal, soal lemparan sebanyak 15 soal, dan soal rebutan untuk menguji kecepatan serta ketepatan berpikir.
Dari 9 regu, akan ditentukan juara 1 dan 2 di Rayon 7 yang selanjutnya menjadi perwakilan ke tingkat kabupaten.
“Dengan LCC ini, kita berharap ada peningkatan motivasi belajar sekaligus tercipta suasana kompetisi yang sehat di antara siswa. Mereka bukan hanya dituntut menguasai materi, tapi juga berlatih sikap jujur, sportif, dan berkarakter,” tambah Uban.
Pelaksanaan LCC di seluruh rayon digelar serentak pada hari yang sama, Selasa (30/9/2025), sehingga menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Garut untuk melahirkan generasi unggul, berpengetahuan luas, sekaligus berdaya saing. ***Jajang Sukmana




































