GARUT, Selasa (14/4/2026) — Pesta demokrasi siswa dalam rangka pemilihan Ketua OSIS periode 2026–2027 berlangsung meriah di SMP Negeri 5 Garut (Ligar). Mengusung tema “Klik untuk perubahan, pilih untuk masa depan, pemimpin berkarakter, siswa berdaya, sekolah berjaya”, kegiatan ini dilaksanakan di lantai 3 sekolah yang beralamat di Jl. Gunung Payung No. 36, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.
Pemungutan suara dilakukan secara e-voting mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Proses pemilihan diawali oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan oleh para guru, dan kemudian diikuti oleh seluruh siswa Ligar dengan tertib dan antusias.
Tiga pasangan calon turut berkompetisi dalam pemilihan kali ini, yakni:
- Annisa Faza S & Dinas Senjaya
- Rinjani Nur A S & Alif Adnan A
- Meilani Siti & Abyan Khosyi

Kepala SMPN 5 Garut, Hj. Kartini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, baik dari unsur OSIS maupun guru, atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar.
“Siapapun yang terpilih, semua harus mendukung. Tidak ada kesuksesan yang diraih sendirian, tetapi melalui kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa ketua, wakil ketua, serta seluruh pengurus OSIS merupakan figur pilihan dari siswa SMP Negeri 5 Garut yang patut disyukuri. Menurutnya, menjadi pemimpin bukan hal mudah karena banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Pemimpin harus tangguh. Masalah bukan untuk dihindari, tetapi harus dihadapi. Selama kita berada di jalan yang benar dan memiliki cita-cita untuk memajukan Ligar, maka apapun rintangannya harus dilalui,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar pengurus OSIS yang terpilih mampu meneguhkan pendirian, menjadi suri teladan bagi rekan-rekannya, serta membawa sekolah ke arah yang lebih baik.
“Di dunia ini ada tiga tipe manusia: yang baik, yang buruk, dan yang biasa saja. Maka jadilah yang terbaik, yang mampu membawa perubahan. Ligar harus lebih baik dari sekarang,” pungkasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin siswa, tetapi juga sarana pembelajaran demokrasi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab bagi seluruh warga sekolah. (Jajang Sukmana)



































