GARUT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa sekolah dasar asal Kabupaten Garut. Qalesya Qaisara Noor Zhahira, siswi SD Kartika XIX-3 berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah dengan meraih Juara 2 U12 Individual Kata Female dan Juara 1 U12 Team Kata Female pada ajang International Shureido Open Karate Championship and Seminar ke-4 yang digelar di Gelanggang Ciracas, Jakarta, pada 4–6 Juli 2025.
Kepala SD Kartika XIX-3, Agus Rohman, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (11/7/2025), menyampaikan rasa bangga dan harunya atas capaian Qalesya di ajang internasional tersebut. Turnamen tersebut diikuti oleh 2.326 peserta dari 14 negara, menjadikannya salah satu kejuaraan karate terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Negara-negara peserta meliputi Indonesia sebagai tuan rumah, Jepang, Malaysia, India, Chinese Taipei, Singapura, Hong Kong, Filipina, Brunei Darussalam, Thailand, Maroko, Oman, Selandia Baru, dan Rusia.
“Ini bukan hanya turnamen regional, tapi sudah skala dunia. Qalesya bisa bersaing dengan atlet dari Asia, Eropa, dan Australia. Kami bangga sekali,” ungkap Agus.

Turnamen ini sendiri dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Hadi Tjahjanto, yang menyebut Shureido Open sebagai ajang pembinaan atlet karate yang sangat penting untuk mengasah kualitas dan prestasi menuju level internasional.
Menurut Agus, prestasi Qalesya terasa lebih istimewa karena sebelumnya pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Garut Kota yang digelar pada Senin, 5 Mei 2025 lalu, Qalesya hanya meraih Juara 2. Rasa kecewa atas hasil tersebut justru menjadi pemicu semangat baru. Orang tua Qalesya berkoordinasi dengan pihak sekolah, dan SD Kartika XIX-3 memberikan dukungan penuh untuk mengikuti turnamen-turnamen berskala lebih besar.
“Alhamdulillah, usaha dan dukungan itu membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Ini buah dari kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua,” ujar Agus.
Menjelang akhir masa jabatannya yang akan berakhir pada 1 Agustus 2025 karena memasuki purna tugas, Agus mengaku capaian ini menjadi hadiah manis yang tak terlupakan.
“Semoga penerus kepemimpinan nanti tetap mempertahankan dan mengembangkan ekstrakurikuler karate dan kegiatan lain baik akademik maupun non akademik yang telah membawa nama baik sekolah,” harapnya.
Agus juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perkembangan siswa, khususnya dalam pembinaan prestasi.
SD Kartika XIX-3 yang beralamat di Jl. Siliwangi No. 14, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, dikenal sebagai sekolah yang aktif dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Keberhasilan Qalesya menambah deretan prestasi gemilang sekolah tersebut di kancah nasional dan internasional. ***Jajang Sukmana




































