GARUT – Semangat mencintai dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW mewarnai Gebyar Islami dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar SDN 4 Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDN 4 Pataruman, Jl. Terusan Pembangunan, Kelurahan Pataruman, tersebut mengusung tema “Teladan Rasulullah Dihatiku, Prestasi Ditanganku.” Acara berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB di lapangan upacara sekolah.
Menariknya, kegiatan digelar sederhana tanpa panggung. Para siswa duduk tertib di atas karpet plastik yang ditata di lapangan dengan bagian atas dihiasi rangkaian kain batik. Suasana sederhana tersebut justru membuat seluruh warga sekolah dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara lebih dekat dan khidmat.
Kegiatan ini diinisiasi oleh 17 mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut yang tengah melaksanakan Program Latihan Profesi (PLP) Terpadu 2026 di SDN 4 Pataruman. Mereka terlibat langsung dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Ketua pelaksana, Muhammad Rafly, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) IPI Garut, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas mata kuliah Manajemen Pertunjukan. Para mahasiswa mendapat kepercayaan dari pihak sekolah untuk mengelola kegiatan Maulid Nabi.
“Ini kebetulan ada mata kuliah Manajemen Pertunjukan. Tugas akhirnya kami harus meng-handle sebuah acara di sekolah. Kebetulan sekolah memberikan tanggung jawab kepada kami untuk melaksanakan kegiatan Maulid Nabi ini,” ujar Rafly.
Rangkaian kegiatan sendiri dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, Selasa, para siswa mengikuti berbagai perlombaan bernuansa Islami, di antaranya Tahfidz atau MHQ, azan, Pildacil, dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Sementara Gebyar Islami pada Rabu menjadi puncak kegiatan yang diikuti seluruh siswa.
Selain ceramah keagamaan, kegiatan diisi dengan pengumuman dan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba. Sejumlah penampilan siswa juga turut memeriahkan acara.

“Kalau hari pertama lebih kepada lomba-lomba, seperti Tahfidz, azan, Pildacil dan LCC. Hari ini lebih ke Gebyar, semua anak dikumpulkan, ada sambutan, mengaji bersama, ceramah dan penampilan dari anak-anak,” jelas Rafly.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PLP tidak bekerja sendiri. Dewan guru turut memberikan dukungan, arahan dan membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Hadir pula sebagian orang tua siswa dan Ketua Komite SDN 4 Pataruman.
Kegiatan diawali dengan sholawat berjamaah sebagai bentuk ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya, siswa mendapatkan tausiyah dari Ustaz Agus Ali Syahidin, S.Q., yang memberikan penguatan tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SDN 4 Pataruman, Ariana, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa PLP yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran orang tua siswa serta dukungan Komite Sekolah dan dewan guru.

“Terima kasih yang luar biasa kepada mahasiswa. Terima kasih juga kepada orang tua yang sudah hadir pada hari ini dan kepada Pak Komite yang selalu membersamai kita,” ujar Ariana.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya dimaknai sekadar sebagai kegiatan tahunan yang selesai setelah acara berakhir. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal, mengingat, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Anak-anak harus tahu kenapa kita melaksanakan kegiatan ini. Kita memperingati Maulid Nabi karena beliau adalah nabi kita dan kita ingin mengingat serta meneladani sifat dan perbuatan beliau,” tuturnya.
Ariana pun berpesan kepada seluruh siswa agar pesan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Ariana mengingatkan siswa untuk menghargai setiap orang yang sedang berbicara di depan. Menurutnya, sikap tertib dan menghargai orang lain merupakan bagian dari pembelajaran karakter yang tidak kalah penting dari perlombaan maupun rangkaian acara. (Jajang Sukmana)




































