Oleh: Ade Yusup
Di depan kelas, kami berdiri menantang arus,
Melihat adab yang kian menipis dan tergerus,
Layar kaca menjadi kiblat yang menyita fokus,
Membuat santun dan budi pekerti kian pupus.
Dunia digital melesat bagai anak panah,
Membawa informasi yang seringkali pecah,
Etika luruh berganti ego yang kian pongah,
Meninggalkan kami dalam lelah yang membuncah.
Namun jemari ini takkan berhenti merangkai,
Mencoba membenahi akhlak yang hampir terurai,
Menyisipkan kasih di sela algoritma yang ramai,
Agar nurani siswa tak hancur dan terbengkai.
Kami asah sabar di tengah badai perubahan,
Mengubah teknologi menjadi jembatan harapan,
Sebab ilmu tanpa adab hanyalah kehampaan,
Dan kami berjuang demi luhurnya masa depan.
































